CEO LinkedIn Jeff Weiner Mundur Juni 2020

Kompas.com - 06/02/2020, 11:23 WIB
CEO LinkedIn, Jeff Weiner. LinkedInCEO LinkedIn, Jeff Weiner.

KOMPAS.com - CEO LinkedIn, Jeff Weiner mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar itu diumumkannya sendiri melalui platform media sosial yang ia pimpin.

"Hari ini, saya mengirimkan e-mail kepada seluruh pegawai di LinkedIn bahwa mulai 1 Juni 2020, saya akan menjabat sebagai Kepala Eksekutif LinkedIn dan menyerahkan jabatan CEO kepada Ryan Roslansky," tulis Weiner.

Weiner mengaku jika memang sudah saatnya untuk undur diri dari jabatannya dan memulai peran baru yang lebih menantang di LinkedIn. Untuk diketahui, Weiner sudah 11 tahun memangku jabatan CEO LinkedIn.

Selama menjadi CEO LinkedIn, ia bertanggung jawab atas strategi global LinkedIn dan melaporkan langsung hasil kerjanya kepada CEO Microsoft, Satya Nadella. Untuk diketahui, Microsoft telah mengakuisisi LinkedIn pada 2016 lalu dengan nilai 26 miliar dollar AS

Baca juga: Microsoft Rampungkan Akuisisi LinkedIn

"Saya selalu berpikir bahwa saya telah lama mengemban tugas ini dan sangat bahagia, lalu saya menyadari saya sangat mencintai tempat ini (LinkedIn), tujuan kami, visi kami, terkait erat dengan tujuan pribadi saya sendiri," jelasnya.

Tugas CEO kemudian akan diserahkan kepada CEO baru, Ryan Roslansky, pegawai pertama yang direkrut oleh Weiner.

"Saya mengambil peran tersebut tidak untuk mengubah arah perusahaan. Saya mengambilnya karena sangat yakin dengan perusahaan ini," aku Roslansky.

Posisi Marketing Solution yang ditinggalkan Roslansky akan diisi oleh Tomer Cohen pada Juni nanti.

Baca juga: Ini Dia, 30 Orang Indonesia Paling Terkemuka di LinkedIn

Sementara Weiner, dengan jabatan barunya, akan membantu kepemimpinan tim di LinkedIn berambisi menciptakan peluang ekonomi bagi semua angkatan kerja di seluruh dunia.

Dirangkum KompasTekno dari CNN Business, Kamis (6/2/2020), LinkedIn kini memiliki 16.000 pegawai dan 675 juta pengguna. Sebelum diakuisisi Microsoft, LinkedIn mulai menjadi perushaan publik pada 2011 dan memiliki pendapatan 7,5 miliar dollar AS kala itu.

Dihimpun dari Wired, Microsoft melaporkan pendapatan LinkedIn naik dari 1,7 miliar dollar AS pada kuartal IV-2018 menjadi 2,1 miliar dollar AS (Rp 28,7 triliun) pada kuartal IV-2019. Pendapatan tersebut naik sekitar 24 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X