Apple Umumkan MacOS Big Sur, Pertama Mendukung ARM

Kompas.com - 23/06/2020, 09:42 WIB
Apple MacOS Big Sur Mac RumorsApple MacOS Big Sur

KOMPAS.com - Apple merilis software baru utuk komputer Mac, yang mengusung nama MacOS Big Sur dalam acara Worldwide Developer Conference (WWDC) 2020 yang digelar secara virtual untuk pertama kalinya Selasa (23/6/2020) dini hari tadi.

Apple masih melanjutkan tradisi untuk menyematkan nama sebuah landmark untuk MacOS buatannya, seperti halnya MacOS Mojave dan Catalina. Sedikit informasi, Big Sur merupakan salah satu obyek wisata di California.

Nama Big Sur mulai dikenal sejak menjadi latar serial Big Little Lies yang disiarkan HBO. Obyek wisata ini merupakan bentang pegunungan batu kars panjang di pantai tengah California, yang berbatasan dengan timur pegunungan Santa Lucia dan barat Samudra Pasifik.

Kembali ke MacOS Big Sur menjadi nama resmi untuk MacOS 11, menggantikan MacOS X (MacOS 10) sebelumnya.

Baca juga: iOS 14 Resmi Meluncur, Punya Widget dan Laci Aplikasi

Software ini akan menjadi MacOS versi pertama yang akan mendukung Mac berprosesor ARM. Untuk diketahui, Apple mulai mengembangkan prosesor ARM sendiri dan akan dipasang ke seri Mac baru, menggantikan prosesor Intel.

Apple menyebut prosesor ARM akan membawa performa Mac ke level yang baru dengan konsumi daya yang lebih sedikit, dan membawa sistem keamanan prosesor Secure Enclave ke Mac. Kabarnya, komputer Mac berbasis ARM akan diperkenalkan akhir tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

MacOS 11 Big Sur tersedia bagi pengembang (developer) aplikasi yang terdaftar mulai hari ini. Sementara versi beta untuk umum tersedia pada Juli mendatang.

Berikut beberapa fitur baru yang akan ditemukan di MacOS Big Sure, dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Selasa (23/6/2020).

Aplikasi mirip iOS dan berbentuk 3D

Dari sisi antarmuka, MacOS Big Sur sedikit mirip dengan tampilan iOS dan iPadOS, seperti ikon aplikasi yang berbentuk persegi dengan sudut membulat, serta sedikit bayangan yang mengensankan bentuk 3D.

Widget

Tampilan widget di layar notifikasi pada MacOS Big Sur.Venture Beat Tampilan widget di layar notifikasi pada MacOS Big Sur.

Seperti di iOS 14 dan iPadOS 14, Apple juga membawa widget ke layar Mac. Di dalam widget tersebut termuat beberapa informasi harian, seperti cuaca, waktu, kalender, dan sebagainya.

Belum diketahui apakah widget yang sama bisa disinkronisasikan lintas platform (iPodOS 14 dan iOS 14) atau tidak. Namun kemungkinan, untuk versi Mac, widget akan muncul di Pusat Notifikasi, bukan home screen sebagaimana di iPhone.

Messages dan Maps

Sebagian besar, peningkatan fitur Messages mengikuti pembaruan software di iOS 14 dan iPadOS 14.

Baca juga: DJ dan Kreator Konten Sebaiknya Tunda Update ke MacOS Catalina

Seperti aplikasi Messages yang kini dilengkapi dengan stiker memoji, efek, dan pesan yang bisa disematkan dan dihubungkan antar perangkat.

Apple juga memperbarui Maps yang kini mendukung peta di dalam ruangan, panduan perjalanan, dan lokasi favorit.

Control center

MacOS Big Sur kini memiliki tombol dropdown untuk menampilkan control panel seperti di iOS. Tombol tersebut terletak di sisi atas layar.

Dengan control panel, pengguna bisa mengatur tingkat kecerahan layar, volume, mode malam, kontrol WiFi, dan banyak lagi hanya dengan satu klik.

Safari

Peramban (browser) Safari akan bisa memonitor password yang disimpan pengguna untuk berjaga-jaga, apabila password dibobol. Ada pula tombol "Privacy Report" yang akan memberi tahu data apa saja yang dilacak situs yang baru saja dikunjungi.

Apple juga sedikit merombak sistem ekstensi di peramban (browser) dengan memberikan sejumlah batasan, apa saja yang bisa diakses oleh pengembang ekestensi.

Baca juga: Ratusan Ekstensi di Google Chrome Mata-matai Pengguna

Apabila ekstensi meminta akses riwayat browsing situs web, akan muncul opsi batasan waktu pelacakan dan situs apa saja yang boleh dilacak.

Microsoft, Adobe, dan Aplikasi Ketiga

Spesifikasi prosesor ARM yang dikembangkan AppleTech Crunch Spesifikasi prosesor ARM yang dikembangkan Apple

Apple mengatakan bahwa Microsoft dan Adobe telah mengembangkan aplikasi yang cocok dengan Mac versi ARM mereka, termasuk Microsoft Word, Excel, dan Photoshop.

Pengembang pihak ketiga bisa menggunakan kit transisi untuk membuat kode yang kompatibel dengan Mac berbasis ARM.

Aplikasi di Mac berbasis Intel akan bisa berjalan di Mac versi ARM menggunakan software Big Sur Rosetta 2, sebuah emulator yang dikembangkan Apple.

Untuk diperhatikan bahwa aplikasi di Mac, iOS, dan iPadOS berbasis ARM tidak bisa berjalan di perangkat berbasis Intel tanpa pembaruan Xcode 12. Developer toolkit Xcode 12 juga telah tersedia untuk Mac mulai hari ini.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.