Ada Cacat di Prosesor 7nm Intel, Peluncuran Ditunda hingga 2023

Kompas.com - 27/07/2020, 18:03 WIB
Prosesor Intel Core Generasi ke-10 DOK. INTEL CORPORATIONProsesor Intel Core Generasi ke-10
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Setelah sebelumnya sempat tersandung masalah fabrikasi 10nm bertahun-tahun, Intel kembali mengalami masalah dalam memproduksi prosesor fabrikasi 7nm.

Imbasnya, raksasa chip itu pun mengatakan bahwa CPU 7nm buatannya baru akan hadir paling cepat pada akhir 2022, atau awal 2023 mendatang.

CEO Intel, Bob Swan dalam laporan keuangan kuartal-II 2020 pekan lalu mengatakan, hal itu disebabkan karena ada “defect” atau cacat produksi di proses fabrikasi 7nm, yang berdampak pada volume produksi.

“Berdasarkan data terkini, yield dari proses 7nm terlambat 12 bulan dari target internal perusahaan,” kata Swan dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Intel Perkenalkan Thunderbolt 4

Swan mengatakan bahwa Intel memiliki “rencana cadangan” untuk mengatasi persoalan produksi chip 7nm, termasuk dengan memakai jasa pabrik chip pihak ketiga.

Sebagian produksi dari chip pengolah grafis (GPU) Ponte Vecchio -yang juga berbasis arsitektur 7nm- akan turut dialihkan ke pabrikan pihak ketiga.

Selama ini Intel memang sering menggunakan jasa third party, tapi biasanya terbatas untuk jenis produk non-CPU, dan produk dengan margin rendah saja

Nantinya, boleh jadi Intel bakal mengalihkan produksi lebih banyak komponen ke pihak ketiga, seperti CPU dan GPU, yang sebelumnya belum pernah dilakukan oleh perusahaan.

Molornya CPU 7nm Intel bakal membuat perusahaan itu tertinggal dari kompetitor dalam hal teknologi pabrikasi. AMD misalnya, dijadwalkan merilis lini prosesor 5nm Genoa sebelum akhir 2022.

Baca juga: Inikah Alasan Sebenarnya Apple Tinggalkan Prosesor Intel?

Kemudian, pabrikan saingannya, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), bakal beralih ke proses fabrikasi 3nm pada saat Intel merilis prosesor 7nm.

Sebagaimana dihiimpun KompasTekno dari Tom’s Hardware, Senin (27/7/2020), Intel belakangan kerap diterpa kabar buruk.

Selain masalah produksi chip, Intel juga bakal ditinggal rekanan besarnya, Apple. Perusahaan Cupertino itu telah mengumumkan bakal beralih dari prosesor Intel ke prosesor buatan sendiri yang berbasis ARM, untuk komputer-komputer Mac buatannya.

Kemudian, perancang chip, Jim Keller yang menjadi bagian penting dari upaya revitalisasi roadmap produk juga telah hengkang dari Intel.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X