Xiaomi Mulai Dorong Penggunaan Pabrik Otomatis dengan Robot

Kompas.com - 06/09/2020, 12:11 WIB
Logo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. YUDHA PRATOMO/KOMPAS.comLogo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

KOMPAS.com - Xiaomi genap berusia 10 tahun pada bulan Agustus lalu. Rencana baru pun disiapkan Xiaomi untuk menapaki satu dekade ke depan.

Salah satunya adalah dengan mengoperasikan smart factory atau pabrik pintar yang sepenuhnya menggunakan tenaga robot. Konsep ini sudah mulai diimplementasikan di pabrik Xiaomi yang berada di Yizhuang, Beijing, China.

Menurut Alvin Tse, Country Manager Xiaomi Indonesia, smart factory akan membantu Xiaomi meningkatkan kualitas manufaktur dengan lebih efisien.

"Ini disebut pabrik pintar, tanpa manusia, tanpa pencahayaan. Semuanya gelap, lingkungan tanpa debu, sepenuhnya otomatis dan dikendalikan robot," jelas Alvin dalam sebuah wawancara khusus dengan KompasTekno, awal September 2020 lalu.

Ditambahkan Alvin, saat ini pabrik pintar Xiaomi bisa memproduksi satu juta smartphone per tahun. Salah satu produk yang "lahir" dari pabrik ini adalah Mi 10 Ultra, flagship teranyar dari Xiaomi.

Baca juga: Cerita Bos Xiaomi Indonesia Alvin Tse, Ubah Cita-cita Setelah Berjumpa Steve Jobs

Dirangkum Global China Daily, pabrik ini memiliki luas 18.600 meter persegi dengan jalur produksi yang sepenuhnya otomatis, mulai dari manajemen produksi, memproses mesin, pengemasan, dan penyimpanan.

Alvin menjelaskan pabrik pintar Xiaomi terwujud berkat intregasi dan investasi di industri manufaktur dan teknologi terkemuka di China.

"Kami berencana menyiapkan fase kedua juga yang mampu meningkatkan kapasitas hingga 10 kali lipat. Jadi, 10 juta smartphone tiap tahun tanpa campur tangan manusia sama sekali," jelas Alvin.

Menurut pendiri Xiaomi, Lei Jun, fase kedua smart factory rencananya akan dimulai tiga tahun mendatang.

Baca juga: Xiaomi Diprediksi Salip Apple Tahun Depan

Alvin yang cukup rajin menggunakan media sosial untuk menyapa Mi Fans, juga sempat mengunggah cuplikan video smart factory Xiaomi di China melalui akun Twitter priadinya.

Alvin tidak menjelaskan apakah ada rencana mengimplementasikan smart factory ini di Indonesia.

Untuk diketahui, proses perakitan ponsel Xiaomi di Indonesia dilakukan atas kerja sama dengan  PT Sat Nusapersada yang ada di Batam, Kepulauan Riau.

Baca juga: Pidato Ulang Tahun, Pendiri Xiaomi Sebut Nama Karyawati Pabrik di Batam



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X