Peneliti Klaim Berhasil Bobol Twitter Donald Trump dengan Password Ini

Kompas.com - 23/10/2020, 10:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mendengarkan penjelasan normalisasi hubungan Bahrain-Israel di Oval Office Gedung Putih, Washington DC, Jumat (11/9/2020). AP PHOTO/ANDREW HARNIKPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat mendengarkan penjelasan normalisasi hubungan Bahrain-Israel di Oval Office Gedung Putih, Washington DC, Jumat (11/9/2020).
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Password akun media sosial Twitter milik Presiden AS, Donald Trump dilaporkan sempat dibobol beberapa waktu lalu.

Peneliti keamanan siber asal Belanda, Victor Gevers mengaku bahwa dirinya berhasil masuk ke akun Twitter milik Trump (@realDonaldTrump) setelah menebak sandi dengan kata kuncinya yang ternyata adadalh "maga2020!".

"Maga" adalah kependekan dari slogan kampanye Trump yang berbunyi "Make America Great Again". Selain password itu, Gevers mengatakan bahwa akun milik Trump tidak dilindungi oleh otentikasi dua langkah (2FA) sehingga mudah untuk diakses.

Baca juga: Mulai Hari Ini Pengguna Twitter Tak Bisa Retweet seperti Biasa, Ini Alasannya

Setelah berhasil masuk ke akun tersebut, Gevers kemudian melaporkan celah keamanan tersebut melalui email kepada Departemen Keamanan Siber AS (US CERT) dan Badan Infrastruktur Keamanan (CISA).

Tak lama setelah pengaduan itu, Gevers mengatakan bahwa kata sandi Twitter milik Trump tiba-tiba berubah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembobolan akun Twitter Presiden AS bukan pertama kali terjadi. Kejadian serupa sebelumnya juga dilakukan oleh Gevers pada 2016 lalu.

Saat itu, Gevers dan dua oknum lainnya berhasil mengambilalih akun Twitter milik Trump setelah menebak sandi dengan kata kunci "yourefired".

Kejadian itu kembali dilaporkan oleh Gevers ke otoritas keamanan lokal di Belanda. Gevers juga turut memberi masukan agar Trump lebih meningkatkan lapisan keamanan kata sandinya. Salah satu sandi yang Gevers sarankan saat itu adalah "maga2020!".

Dibantah Twitter

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechCrunch, Jumat (23/10/2020), dalam sebuah pernyataan, juru bicara Twitter Ian Plunkett membantah bahwa akun Donald Trump berhasil dibobol dengan password dimaksud.

Halaman:


Sumber TechCrunch
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.