Game Milik Pembuat PUBG Mobile Mendadak Dihapus dari Toko Huawei

Kompas.com - 02/01/2021, 13:23 WIB
Game PUBG Mobile androidauthority.comGame PUBG Mobile
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Hari pertama tahun 2021, kumpulan game online milik Tencent Gamespublisher PUBG Mobile, tiba-tiba menghilang dari toko aplikasi Huawei.

Seorang juru bicara Tencent mengatakan bahwa aneka game dari perusahaannya memang sengaja dihapus oleh empunya toko.

"Karena platform game mobile Huawei tidak memperbarui kontraknya dengan Mobile Game Promotion Project Agreement dari kami sesuai jadwal, maka produk-produk Tencent Games mendadak dihapus pagi ini," kata sang juru bicara.

Alasan di balik penghapusan itu tidak disebutkan. Namun, seorang sumber mengatakan pangkal masalahnya terkait persoalan bagi hasil antara Tencent dan Huawei.

Baca juga: Game PUBG Mobile Raup Rp 36 Triliun Sepanjang 2020

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina, Sabtu (2/1/2021), disebutkan bahwa Huawei ngotot meminta "jatah" 50 persen dari pemasukan yang dihasilkan, sementara Tencent tidak setuju.

Meskipun beken secara global, kemitraan dengan Huawei tetap penting buat Tencent lantaran pabrikan gadget tersebut memiliki banyak pengguna di China, yang merupakan pasar terbesar Tencent.

Huawei menguasai lebih dari 40 persen pangsa pasar smartphone di Negeri Tirai Bambu dan hampir 15 persen di pasar global, menurut firma riset IDC dan Canalys.

Selain Tencent, kabarnya pembuat game lain juga memiliki permasalahan serupa dengan Huawei, termasuk Mihoyo, pengembang Genshin Impact.

Meski demikian, penghapusan tersebut tidak berlangsung lama. Huawei segera mengembalikan judul-judul game Tencent di toko aplikasinya pada hari yang sama.

Baca juga: Genshin Impact Diperbarui ke Versi 1.2, Ada Acquaint Fate Gratis

Tencent kemudian mengatakan bahwa kedua pihak "akan terus bekerja sama  menghadirkan layanan dan pengalaman yang lebih baik untuk pengguna". Adapun Huawei menolak berkomentar ketika dihubungi oleh Reuters.

Masalah bagi hasil kerap menjadi pemantik konflik di antara pengembang dan pemilik toko aplikasi.

Salah satu kasus lain yang banyak menyita perhatian adalah perselisihan antara pembuat game Fortnite, Epic Games, yang ditendang dari App Store lantaran tidak setuju dengan pungutan yang diterapkan oleh Apple selaku pemilik lapak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X