Snapchat Blokir Permanen Akun Donald Trump Saat Joe Biden Dilantik

Kompas.com - 14/01/2021, 08:31 WIB
Ilustrasi Snapchat cnet.comIlustrasi Snapchat

KOMPAS.com - Snapchat akan memblokir akun Donald Trump secara permanen, mengikuti jejak Facebook dan Twitter. Kabar itu diumumkan aplikasi berbagi video dan foto itu Rabu (13/1/2021).

Pemblokiran permanen akun Snapchat Donald Trump akan dieksekusi pada 20 Januari mendatang, tepat di hari pelantikan Joe Biden-Kamala Harris sebagai presiden dan wakil presiden baru AS.

Snapchat sebelumnya telah menon-aktifkan akun Donald Trump pekan pertama bulan Januari. Tepatnya setelah aksi kerusuhan di gedung Capitol, Washington DC, 6 Januari lalu.

Baca juga: YouTube Blokir Kanal Donald Trump 7 Hari

Menurut Snapchat, akun Trump dinilai menggaungkan ujaran kebencian dan kekerasan. Bahkan, akun Donald Trump juga tidak lagi dimunculkan di seksi Discover, yang biasanya merekomendasikan akun-akun tokoh publik.

Kini, Snapchat mengambil langkah lebih berani dengan memblokir secara permanen akun Presiden ke-45 Amerika Serikat itu.

"Demi kepentingan keamanan publik, dan menimbang upayanya (Trump) untuk menyebarkan misinformasi, ujaran kebencian, dan menghasut kekerasan, yang mana jelas melanggar pedoman kami, kami telah membuat keputusan untuk menghapus akunnya (Trump) secara permanen," jelas perwakilan Snapchat.

Dirangkum dari The Verge, akun Snapchat Donald Trump seringkali melanggar pedoman platform. Bahkan, Snapchat telah mengirimkan peringatan ke tim akun Donald Trump tentang pelanggaran konten.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye mendukung calon Senator dari Partai Republik, Kelly Loeffler dan David Perdue, di Dalton, Georgia, Senin (4/1/2021).AP PHOTO/BRYNN ANDERSON Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye mendukung calon Senator dari Partai Republik, Kelly Loeffler dan David Perdue, di Dalton, Georgia, Senin (4/1/2021).

Pada Juni 2020 lalu, Snapchat juga pernah menon-aktifkan akun Donald Trump karena dinilai mengglorifikasi kekerasan dalam aksi Black Lives Matter di Amerika Serikat.

Baca juga: Deretan Media Sosial dan Layanan Online yang Memblokir Donald Trump

Selain Snapchat, YouTube juga mengumumkan telah memblokir kanal YouTube Donald Trump pada Rabu (13/1/2021) lalu.

Namun, YouTube hanya akan mengunci kanal tersebut selama tujuh hari, yakni hingga 20 Januari 2021.

Senada dengan Snapchat, Facebook, atau Twitter, kanal YouTube Donald Trump dinilai sering mengunggah beberapa video yang dinilai tim YouTube sebagai konten yang berpotensi "menyulut kekerasan berkelanjutan".

YouTube juga telah menon-aktifkan kolom komentar di beberapa unggahan video, yang dianggap dapat menimbulkan provokasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.