Kompas.com - 26/01/2021, 08:07 WIB

KOMPAS.com - Tak bisa dipungkiri, Android dan iPhone adalah dua platform smartphone paling populer saat ini. Harga jual masing-masing ponsel pun terus bersaing dengan mengikuti kebutuhan pasar dari setiap negara.

Tak hanya harga jual ponsel baru, harga jual ponsel bekas keduanya pun menjadi perhatian konsumen. Soal harga jual kembali ini, ada sedikit perbedaan antara Android dan iPhone.

Ponsel bikinan Apple selama ini menunjukkan kecenderungan harga yang meningkat dan hanya mengalami sedikit penurunan harga, apabila ingin dijual kembali.

Hal ini berbanding terbalik dengan ponsel Android, di mana harga jual kembali ponsel ini memiliki kecenderungan penurunan harga yang tinggi.

Baca juga: Minat Beli Ponsel Bekas, Perhatikan Hal-hal Ini

Berdasarkan riset yang dirilis oleh situs komparasi harga ponsel, BankMyCell, penurunan harga jual kembali smartphone Android ternyata dua kali lebih cepat dibandingkan iPhone.

Data yang dirilis merujuk pada ponsel Android dan iPhone yang memiliki banderol harga di atas 700 dollar AS atau sekitar Rp 9,8 juta.

Grafik penurunan harga jual ponsel Android dan iPhoneBankMyCell Grafik penurunan harga jual ponsel Android dan iPhone

Berdasarkan hasil riset, harga jual ponsel Android selama satu tahun pertama, turun mencapai 33,62 persen, dibandingkan iPhone yang turun 16,70 persen.

Kemudian pada tahun kedua setelah pembelian, harga ponsel Android turun drastis hingga 61,50 persen. Sedangkan harga iPhone hanya mengalami penururan sekitar 35,70 persen.

Empat tahun berselang, harga ponsel Android bekas terus menurun di angka 81,11 persen dan iPhone sekitar 66,43 persen.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizchina, Selasa (26/1/2021), merek seperti HTC, Motorola, dan Sony adalah tiga vendor yang mengalami penurunan harga tertinggi di tahun pertama, yaitu masing-masing 53,08 persen, 42,57 persen, dan 39,51 persen.

Baca juga: Bisnis Ponsel Bekas Tumbuh Lebih Besar dari Ponsel Baru

Menurut BankMyCell, iPhone, Nokia, dan LG adalah tiga merek yang penurunan harga jual kembalinya paling lambat dibandingkan beberapa merek lainnya.

Sebut saja Samsung, hanya dalam waktu sembilan bulan, harga Samsung Galaxy S20 bekas di pasaran turun mulai dari 34,78 persen setelah pembelian. Sementara harga iPhone 11 bekas turun mulai dari 12,84 persen selama satu tahun pertama.

Terlepas dari hal itu, para vendor sekelas Apple dan Samsung memang selalu menaikkan harga ponselnya setiap kali merilis seri ponsel baru.

Keduanya pun seolah menciptakan kelas konsumen anyar untuk pasar mereka, yakni high-end. Kelas ini menjadi mesin profit sendiri bagi vendor.

Baca juga: Cara Membedakan iPhone Palsu, Refurbished, dan Rekondisi

Jika diamati, ponsel high-end dalam setahun terakhir banyak yang menawarkan kapasitas RAM dan ROM yang besar. Hal tersebut ternyata berpengaruh pada permintaan storage dan memicu kenaikan harga.

Selain memori, smartphone high-end juga bersaing dalam keunggulan kamera. Beberapa vendor kini semakin gencar menawarkan ponsel dengan spesifikasi mumpuni di sektor fotografi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber GizChina
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Kurban Online Lewat KitaBisa dengan Mudah

Cara Kurban Online Lewat KitaBisa dengan Mudah

e-Business
Laptop Asus TUF Gaming A15 Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 17 Jutaan

Laptop Asus TUF Gaming A15 Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 17 Jutaan

Gadget
Hampir Separuh Pengguna Twitter di Dunia Follow Akun Elon Musk

Hampir Separuh Pengguna Twitter di Dunia Follow Akun Elon Musk

Internet
Link dan Cara Bikin Spotify Iceberg yang Ramai Dibagikan di Twitter

Link dan Cara Bikin Spotify Iceberg yang Ramai Dibagikan di Twitter

Internet
Bocoran Tanggal Rilis Snapdragon 8 Gen 2, Lebih Awal dari Biasanya

Bocoran Tanggal Rilis Snapdragon 8 Gen 2, Lebih Awal dari Biasanya

Gadget
Ancaman Cap Ilegal untuk Google, Twitter, Meta dkk di Indonesia...

Ancaman Cap Ilegal untuk Google, Twitter, Meta dkk di Indonesia...

Internet
Cara Daftar Penjual Resmi Minyak Goreng Rp 14.000 via Simirah 2.0

Cara Daftar Penjual Resmi Minyak Goreng Rp 14.000 via Simirah 2.0

e-Business
Google Hangouts Pensiun November 2022, Pengguna Diajak Pindah ke Aplikasi Chat

Google Hangouts Pensiun November 2022, Pengguna Diajak Pindah ke Aplikasi Chat

Software
Daftar PSE yang Sudah Mendaftarkan Diri ke Kominfo

Daftar PSE yang Sudah Mendaftarkan Diri ke Kominfo

e-Business
Layanan Tri Bermasalah, Kuota Masih Ada tapi Tidak Bisa Internetan

Layanan Tri Bermasalah, Kuota Masih Ada tapi Tidak Bisa Internetan

Internet
Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

e-Business
Laptop Lenovo Yoga Slim 9i dan Slim 7i Siap Masuk Indonesia, Ini Harganya

Laptop Lenovo Yoga Slim 9i dan Slim 7i Siap Masuk Indonesia, Ini Harganya

Gadget
Cara Mengganti Sampul pada Video Instagram dengan Mudah

Cara Mengganti Sampul pada Video Instagram dengan Mudah

Software
Saat  Pengguna GoFood dan GrabFood Keluhkan Tingginya Selisih Harga di Aplikasi dengan Resto...

Saat Pengguna GoFood dan GrabFood Keluhkan Tingginya Selisih Harga di Aplikasi dengan Resto...

e-Business
Begini Tampilan Game Lawas 'GTA III' jika Digarap dengan Unreal Engine 5

Begini Tampilan Game Lawas "GTA III" jika Digarap dengan Unreal Engine 5

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.