Seberapa Besar Daya Listrik yang Digunakan oleh Bitcoin?

Kompas.com - 01/03/2021, 13:28 WIB
Perbandingan perkiraan konsumsi listrik jaringan Bitcoin dengan sejumlah negara di dunia https://cbeci.org/Perbandingan perkiraan konsumsi listrik jaringan Bitcoin dengan sejumlah negara di dunia
|
Editor Oik Yusuf

Ada beragam tipe komputer untuk menambang Bitcoin. Belakangan, banyak yang sudah beralih memakai komputer berbasis Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) yan lebih efisien dalam melakukan mining. Meskipun demikian, konsumsi listriknya tetap besar.

University of Cambridge menggunakan model pendekatan berdasarkan ketersediaan mining rig ASIC di pasaran dan tingkat efisiensinya untuk memperkirakan berapa besar energi listrik yang digunakan oleh jaringan Bitcoin secara global.

Dari sini diperoleh gambaran bahwa konsumsi listrik komputer-komputer di jaringan Bitcoin saat ini kira-kira sebesar 130 terawatt-hour (TWh) per jam.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan konsumsi listrik seantero negara Argentina yang berada di kisaran 125 TWh, dan mendekati Malaysia yang sebesar 147 TWh.

Perlu ditambahkan bahwa jumlah tersebut hanya mewakili perkiraan untuk Bitcoin saja, belum termasuk mata uang kripto lain seperti Ethereum, Dogecoin, dan lain-lain. Artinya, konsumsi energi listrik oleh keseluruhan jaringan crptocurrency kemungkinan lebih besar lagi.

Baca juga: PLN Malaysia Merugi Rp 30 Miliar gara-gara Penambang Bitcoin

Ongkos penggunaan listrik ini berbeda-beda di tiap negara, tapi yang lebih kentara mungkin adalah dampak lingkungannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Popular Mechanics, Senin (1/3/2021), proses penambangan Bitcoin memang sengaja dibuat tidak efisien dan semakin lama semakin berat untuk mencegah monopoli pihak tertentu atas keseluruhan jaringan.

Artinya, konsumsi listrik jaringan Bitcoin, berikut emisi karbon dioksida sebagai efek sampingnya, semakin lama akan semakin meningkat.

Menurut perkiraan University of Cambridge, misalnya, pada Maret 2019, konsumsi listrik jaringan Bitcoin berada di kisaran 65 TWh. Angka tersebut sekarang sudah berlipat dua dan kemungkinan bisa bertambah lebih cepat seiring dengan naiknya popularitas Bitcoin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.