Diblokir di Mana-mana, Trump Dilaporkan Bikin Media Sosial Sendiri

Kompas.com - 22/03/2021, 18:10 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. DW IndonesiaPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Gara-gara ucapannya yang dinilai sering melantur dan memantik huru-hara, akun mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diblokir oleh media-media sosial populer seperti Facebook, Twitter, hingga YouTube.

Belakangan dia dikabarkan akan kembali bercuap-cuap secara online. Namun, alih-alih kembali ke aneka platform yang memblokirnya tadi, dia disebut bakal membuat media sosial sendiri.

Hal tersebut diungkapkan oleh penasihat Trump, Jason Miller. Dia mengatakan Trump akan muncul di platform media sosialnya sendiri dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan ke depan.

Baca juga: Deretan Media Sosial dan Layanan Online yang Memblokir Donald Trump

"Saya pikir kita akan melihat Trump kembali ke media sosial sekitar dua atau tiga bulan dari sekarang di platform miliknya sendiri," kata Miller dalam sebuah pernyataan di FoxNews, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (22/3/2021).

Media-media sosial ramai-ramai memblokir Trump sejak kerusuhan di gedung parlemen AS Capitol, Washington DC, pada 6 Januari 2021 lalu. Sebabnya, unggahan Trump dinilai berpotensi memicu kekerasan, selain melanggar ketentuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah awal dimulai oleh Twitter yang mengunci akun Trump selama 12 jam setelah meminta Trump menghapus tiga twit yang disebut menghasut kerusuhan di Capitol.

Tak lama berselang, Facebook pun menyusul menangguhkan akun Trump di jejaringnya, berikut Instagram, selama 24 jam.

Menyusul Twitter dan Facebook, YouTube juga mengambil langkah yang sama. Anak perusahaan Google itu kembali memperpanjang penangguhan kanal Donald Trump hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Snapchat Blokir Permanen Akun Donald Trump Saat Joe Biden Dilantik

Sebelum diblokir oleh Twitter, Trump bisa dibilang cukup aktif di media sosial tersebut selama masa kepresidenannya hingga 2020.

Miller mengatakan bahwa, kembalinya Trump ke media sosial tentu akan menjadi topik pembicaraan yang panas serta mengundang reaksi sejumlah orang.

"Menurut saya, ini akan menjadi suatu perbincangan yang panas di media sosial. Semua orang akan menunggu dan melihat apa yang sebenarnya ingin dilakukan Trump lewat platform miliknya itu," ungkap Miller.

Meski belum banyak informasi yang diungkap soal media sosial tersebut, namun Miller mengatakan bahwa Trump telah mengadakan pertemuan dengan beberapa pihak di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, AS untuk membicarakan media sosial buatannya itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.