Cara Menggunakan Kartu Kredit untuk Belanja Online secara Aman

Kompas.com - 29/04/2021, 10:10 WIB
Ilustrasi transaksi online financial expressIlustrasi transaksi online

KOMPAS.com - Tren digitalisasi kini menjadikan kartu kredit sebagai salah satu metode pembayaran untuk bertransaksi secara online.

Pengunaan kartu kredit pun bisa diimplementasikan untuk berbagai hal, mulai dari belanja online, pemesanan tiket, hingga membeli makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Namun, seiring meningkatnya transaksi perbankan secara online, tingkat kejahatan di ranah digital pun seolah tak bisa dipungkiri.

Baca juga: Cara Beli Game Diskon di Steam Tanpa Kartu Kredit

Guna menghindari risiko kejahatan saat menggunakan kartu kredit untuk belanja online, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Berikut ini KompasTekno telah merangkum tips cara menggunakan kartu kredit untuk belanja online secara aman.

1. Jangan mendaftarkan banyak kartu kredit saat belanja online

Pastikan Anda hanya mendaftarkan satu kartu kredit untuk melakukan transaksi online. Dengan cara ini, Anda bisa terhindar dari upaya pencurian informasi pribadi yang mungkin saja bisa diretas oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menggunakan satu kartu kredit untuk melakukan pembayaran secara online juga akan memudahkan Anda dalam melacak segala transaksi apapun termasuk biaya yang sudah dikeluarkan.

2. Aktifkan nomor Virtual Account untuk transaksi pembayaran

Nomor virtual account berfungsi untuk memudahkan pengguna setiap kali mereka ingin melakukan transaksi pembayaran secara online melalui aplikasi.

Dengan adanya nomor virtual account ini, peretas tidak akan mengetahui nomor kartu kredit Anda selama proses pembayaran dilakukan.

Singkatnya, virtual account merupakan nomor alternatif sebelum pengguna melakukan metode pembayaran apapun secara online.

3. Gunakan PIN yang sulit dikenali

Kata sandi alias PIN merupakan hal yang paling krusial dalam menjaga keamanan transaksi secara online maupun offline.

Apakah password masih relevan?BBC Apakah password masih relevan?

Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan PIN yang lebih kuat dan unik agar bisa mengurangi risiko pembobolan kartu kredit.

Menggunakan PIN yang berbeda-beda di setiap akun yang Anda miliki juga membantu mengurangi potensi peretasan. Ada baiknya, jangan gunakan username dan password yang sama di semua aplikasi.

Selain itu, mengganti password secara berkala juga harus dilakukan agar meminimalisir pembobolan kata sandi.

4. Jangan sembarangan mengunjungi situs web

Kejahatan bisa saja mengintai Anda kapanpun, termasuk saat Anda mengunjungi situs web yang dianggap "misterius".

Apabila Anda melihat adanya simbol berbentuk gembok di ujung kiri tautan (link) yang sedang dikunjungi, sebaiknya Anda harus segera menutup laman tersebut.

Baca juga: Google Bisa Blokir Telepon Sales Kartu Kredit

Simbol berbentuk gembok yang dimaksud biasanya ditemukan pada situs yang memiliki awalan "https" bukan "http". Tautan ini menunjukkan bahwa transaksi yang sedang Anda lakukan telah dienkripsi.

Ilustrasi belanja onlineDok. Pixabay/Photomix Ilustrasi belanja online

5. Pilih situs belanja online yang terpercaya

Biasakan untuk mengunjungi situs, web, atau platform belanja online yang memang benar-benar kredibel.

Apabila menemukan adanya kejanggalan dari tampilan web yang dikunjungi, sebaiknya Anda harus segera menutup laman tersebut.

6. Hindari WiFi publik

Biasanya, di sarana umum (publik) banyak akses WiFi yang disediakan secara gratis.

Namun, untuk melakukan transaksi online, sebaiknya Anda menggunakan jaringan internet yang aman dan menghindari akses WiFi publik.

Baca juga: 7 Tips Aman Berinternet Saat Harus Bekerja dari Rumah

Hal ini dilakukan guna mencegah aksi serangan peretas yang bisa saja memata-matai bahkan mengakses informasi seperti kredensial perbankan, kata sandi, dan data sensitif lainnya.

7. Memasang perangkat lunak (software) tambahan sebagai pengaman

Anda bisa memasang aplikasi tambahan atau software antivirus untuk melindungi perangkat Anda dan mencegah aplikasi berbahaya yang mengandung program jahat lainnya.

8. Memperbarui sistem operasi (OS) secara berkala

Dengan rutin memperbarui sistem operasi maupun perangkat lunak lainnya, Anda secara otomatis menjaga sistem keamanan perangkat.

Sebab, pembaruan sistem berguna untuk menambal celah keamanan dan mengatasi masalah yang ditemukan pada perangkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Kaspersky
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.