Cara Unik Dubai untuk Datangkan Hujan, Setrum Awan dengan Drone

Kompas.com - 02/08/2021, 21:11 WIB
Ilustrasi drone. The VergeIlustrasi drone.

KOMPAS.com - Sebagai  negara yang memiliki curah hujan yang sedikit, Uni Emirat Arab (UEA) kerap kali menciptakan hujan buatan untuk menyuplai pasokan air di negaranya.

Proses pembentukan hujan buatan atau cloud seeding umumnya melibatkan penggunaan bahan kimia seperti perak iodida yang disebar oleh pesawat dari ketinggian untuk mempercepat proses terjadinya hujan di awan.

Namun, alih-alih memakai pesawat, tim peneliti dari ibu kota UEA di Dubai menguji cara baru yang unik, yakni menggunakan drone yang dibekali dengan laser untuk "menyetrum" alias mengirim muatan listrik ke awan.

Baca juga: Kemenhub Luncurkan Aplikasi Registrasi Drone Online Sidopi

Salah satu peneliti yang terlibat, Maarten Ambaum, mengatakan bahwa proses ini mengubah muatan listrik di titik-titik air (droplet) di awan sehingga berkumpul dan akhirnya jatuh menjadi hujan. 

Hasilnya bisa dilihat dalam rangkaian video yang diunggah oleh National Center of Meteorology di Instagram. Terlihat hujan lebat turun di beberapa wilayah di negara tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ?????? ?????? ???????? (@officialuaeweather)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan memanfaatkan metode baru ini, Dubai dapat menekan biaya dari penggunaan pesawat dan mengurangi resiko pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh zat kimia.

Menurut sebuah studi yang dilakukan American University of Sharjah di tahun 2021, proses hujan buatan lewat cloud seeding atau penyemaian awan juga berpotensi mampu meningkatkan kualitas udara UEA dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Peneliti Malaysia Bikin Drone dari Daun Nanas

Sebagai salah satu negara dengan iklim panas yang ekstrem, UEA telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk menurunkan hujan di negaranya.

Dalam beberapa tahun terakhir, UEA sendiri telah menghabiskan dana sekitar 15 juta dollar AS (sekitar Rp 215 miliar) dalam proyek pengembangan curah hujan, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari USA Today, Senin (2/8/2021).



Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.