Apa itu Rooting di HP Android, Simak Fungsi dan Dampak Negatifnya

Kompas.com - 24/10/2021, 18:05 WIB
Ilustrasi smartphone. Digit.inIlustrasi smartphone.

KOMPAS.com - Biasanya, pemilik smartphone Android hanya bisa mengakses sistem dan fitur bawaan yang telah disediakan oleh vendor pembuat ponselnya.

Salah satu akibatnya, pengguna tidak bisa menghapus aplikasi bawaan (bloatware) yang jumlahnya sering kali bejibun. Padahal bloatware ini kebanyakan tak digunakan pengguna dan malah membuat memori ponsel jadi mubazir.

Meski bisa dinonaktifkan, sebagian pengguna lebih memilih melakukan proses root pada ponsel Android miliknya agar bisa benar-benar menghapus bloatware. Lantas, apa itu rooting di HP Android?

Secara harfiah, "root" berarti "akar". Sementara rooting di HP Android dapat dimaknai sebagai proses untuk mendapatkan akses penuh pada seluruh sistem dan fitur yang ada di ponsel Android.

Mengingat, produsen ponsel biasanya menonaktifkan beberapa fitur pada ponsel buatannya ketika dipasarkan, misalnya, tidak bisa menghapus aplikasi bawaan.

Pengguna biasanya perlu bantuan aplikasi pihak ketiga untuk melakukan proses rooting dan mengekstrak file rooting ke ponsel Android miliknya.

Fungsi root HP Android

Saat proses rooting berhasil, ada sejumlah kemampuan "ekstra" yang kini bisa dilakukan oleh pengguna pada ponsel Android miliknya. Adapun keuntungan yang didapat dengan melakukan rooting di HP Android, yaitu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Membuka fitur-fitur yang sebelumnya terkunci di sistem
  • Menginstal aplikasi non-Android atau aplikasi yang sebelumnya tidak disetujui
  • Menghapus aplikasi bawaan (bloatware)
  • Mengganti firmware
  • Mengubah tampilan antarmuka (UI) ponsel, seperti warna menu, font custom, konfigurasi fisik, dan animasi
  • Menginstal custom ROM dengan cara flashing
  • Melakukan overclock (mempercepat) atau underclock memperlambat) clock speed pada CPU

Dengan kemampuan "ekstra" ini, pengguna bisa memodifikasi ponsel Android miliknya sesuai keinginannya karena sudah mendapatkan akses penuh terhadap sistem dan fitur ponsel.

Baca juga: Ini Bedanya RAM, ROM, dan Memori Penyimpan Data

Bahaya rooting HP Android

Meski mendapatkan akses penuh dan bisa memodifikasi ponsel sesuai keinginan, rooting di HP Android juga bisa membawa sejumlah bahaya atau kerugian.

Pertama, proses rooting termasuk riskan untuk dilakukan. Bila tidak dilakukan dengan benar, proses rooting bisa saja gagal sehingga membuat ponsel malah tidak bisa menyala (booting).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.