Kompas.com - Diperbarui 02/11/2021, 07:04 WIB
Mobil Google Street View The VergeMobil Google Street View

KOMPAS.com - Khairul Anam, warga di Kabupaten Tangerang, merasa keberatan dengan pemetaan wilayah perumahannya yang dilakukan oleh Google. Menurut Khairul, hal tersebut telah melanggar privasi.

Keluhan tersebut ia ungkapkan di media sosial Twitter dan viral di dunia maya.

Pemetaan yang dilakukan Google sendiri bertujuan untuk mengambil citra guna ditampilkan di fitur Google Street View. Google Street View ini bisa memperlihatkan kondisi nyata jalanan atau alamat tertentu di dalam peta.

Fitur yang dirilis pada 2007 ini membantu pengguna untuk melihat tujuan lebih jelas saat ingin mendatangi sebuah tempat.

Namun, fitur ini juga bersinggungan dengan privasi orang lain, seperti yang dialami Khairul Anam. Pasalnya, Google Street View dapat memperlihatkan bagian depan rumah atau objek lain.

Baca juga: Pendapatan Google Pecah Rekor Berkat Bisnis Iklan

Jika Anda merasa terganggu dengan hal tersebut, Anda bisa meminta Google untuk menghapusnya. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, Anda bisa memburamkannya secara permanen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Buka aplikasi Google Maps dan masukkan alamat rumah atau alamat lokasi objek yang ingin diburamkan.
  2. Masuk ke mode Street View dengan menyeret ikon kuning kecil berbentuk manusia. Ikon ini bisa ditemukan di pojok kanan bawah layar.
  3. Cara lainnya, Anda bisa mengklik pin rumah Anda, kemudian pilih gambar 360 derajat di pojok kiri bawah aplikasi.
  4. Pilih objek yang ingin diburamkan. Kemudian klik menu titik tiga vertikal di pojok kanan atas layar dan pilih opsi "Laporkan masalah"
  5. Anda akan melihat halaman baru yang menggambarkan objek tersebut dengan kotak merah. Kotak ini sebagai ukuran buram yang ingin Anda pakai.
  6. Pilih alasan yang terdiri dari tiga opsi di kolom "Minta pemburaman". Misalnya Anda bisa pilih "Rumah saya".

Tulis alasan mengapa Anda ingin gambar tersebut diburamkan. Misalnya, Anda mungkin khawatir tentang masalah keamanan. Setelah itu, masukkan alamat e-mail Anda dan klik "Kirim".

Baca juga: Pengguna Android Bisa Unggah Foto dan Video ke Google Street View

Dirangkum Kompastekno dari Mashable, Kamis (28/10/2021), nantinya Google akan mengirimkan e-mail yang menjelaskan bahwa permintaan Anda sedang ditinjau. Google pun akan kembali mengirim e-mail jika permintaan tersebut dikabulkan.

Ada kemungkinan bahwa Google akan meminta Anda untuk lebih spesifik memilih area yang ingin Anda buramkan.

Jika itu terjadi maka Anda perlu melakukan seluruh proses ini lagi dengan lebih jelas dan merinci area tertentu dari gambar yang ingin diburamkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.