Kompas.com - 27/04/2022, 10:30 WIB

KOMPAS.com - Awal tahun 2021 lalu, Twitter menangguhkan akun mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (@realDonaldTrump) dari platform mereka. Hal itu dipicu oleh aneka twit Trump yang dinilai melanggar kebijakan Twitter, utamanya terkait kekerasan dan ujaran kebencian.

Twitter sendiri saat ini sudah dibeli oleh CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk senilai 44 miliar dolar AS atau sekitar Rp 635 triliun.

Rencananya, Musk ingin menjadikan media sosial tersebut sebagai wadah untuk orang berekspresi dan berpendapat dengan bebas.

Baca juga: Resmi, Elon Musk Beli Twitter Rp 634 Triliun

Rencana ini tampaknya diartikan banyak orang sebagai celah untuk memulihkan akun Twitter Trump. Lantas, apabila benar akunnya akan dipulihkan, maukah Trump kembali ke Twitter pasca dibeli Musk?

Jawabannya tampaknya tidak. Setidaknya begitu menurut pengakuan Trump dalam sebuah wawancara dengan FoxNews belum lama ini.

"Saya tidak akan kembali ke Twitter, (karena) saya akan tetap menggunakan Truth," tegas Trump, dikutip KompasTekno dari TechCrunch, Selasa (26/4/2022).

Seperti diketahui, Truth atau Truth Social sendiri merupakan media sosial yang dibuat Trump melalui The Trump Media and Technology Group (TMTG), yang kini berada di bawah naungan Digital World Acquisition Corporation, pada Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Twitter Tutup Permanen Akun Donald Trump

Aplikasi tersebut kemudian dirilis pada Februari 2022 lalu di platform iOS, tanpa ada informasi lanjutan apakah aplikasi ini bakal dirilis di platform Android atau tidak.

Terlepas dari Truth, sebelum dibeli Musk, Trump sendiri sempat berharap bahwa CEO SpaceX tersebut benar-benar membeli Twitter.

"Karena saya tahu Musk orang baik dan dia akan menghadirkan beragam peningkatan di platform tersebut. Namun keputusan saya sudah bulat, saya akan tetap berada di Truth dan tidak akan beralih ke Twitter," jelas Trump.

Belum diketahui apakah di masa depan Trump akan kembali ke Twitter atau tidak. Pasalnya, di Truth Social sendiri, Trump saat ini tidak begitu aktif lantaran disebut hanya memiliki satu postingan saja.

Baca juga: Donald Trump Umumkan Truth Social, Media Sosial Buatannya Sendiri

Belum ada informasi pula mengapa hingga saat ini Trump belum aktif di media sosial, termasuk di platform Truth Social bikinannya sendiri.

Padahal sebelumnya ia sangat aktif di media sosial, terutama di Twitter, dan bahkan sudah memiliki lebih dari 80 juta pengikut (followers) di Twitter.

Diblokir Twitter Januari 2021

Sedikit kilas balik, Twitter memblokir akun resmi @realDonaldTrump sejak 8 Januari 2021. Pemblokiran tersebut dilakukan setelah dua twit-nya dinilai melanggar kebijakan Twitter dan berisiko melanggengkan kekerasan.

Twit tersebut berkaitan dengan peristiwa kerusuhan 6 Januari 2021, di mana pendukung Trump menyerbu gedung DPR/MPR AS dan menyebabkan lima jiwa melayang serta 140 petugas kepolisian terluka.

Sebelum diblokir, Trump menggunakan akunnya untuk menyampaikan pandangan politik atau terkait kebijakannya kepada lebih dari 88 juta pengikutnya. Ia juga menggunakan akun tersebut untuk berkampanye dalam Pemilihan Presiden AS tahun 2020.

Baca juga: Donald Trump Gugat Twitter, Minta Akunnya Dipulihkan

Selain Twitter, Trump diketahui juga aktif di sejumlah media sosial lainnya seperti Facebook hingga Instagram.

Meski demikian, kedua media sosial ini juga ikutan memblokir Trump pada Juni 2021 lalu untuk sementara waktu selama dua tahun. Rencananya, akun Trump di Facebook dan Instagram akan bisa dipakai kembali pada Januari 2023.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.