10 Cara Pakai iPhone untuk Pemula dari Pembelian hingga Pengaturannya

Kompas.com - 07/05/2022, 08:05 WIB

KOMPAS.com - Menggunakan iPhone bisa dikatakan cukup sulit, apalagi buat pemula. Terdapat beberapa pengaturan yang mungkin berbeda dengan smartphone berbasis Android pada umumnya.

Sebagai contoh, akun pengguna perangkat di iPhone menggunakan Apple ID, bukan akun Google seperti pada kebanyakan smartphone Android. Dengan demikian, pembuatan Apple ID tidak dilakukan melalui platform Google, melainkan di platform khusus milik Apple.

Baca juga: Cara Reset iPhone Tanpa Password via iTunes dengan Mudah

Tidak hanya itu, saat proses membeli iPhone pun mungkin akan cukup membingungkan buat pemula. Pasalnya, masih terdapat jenis iPhone ilegal (BM) dalam kondisi baru yang beredar di Indonesia.

iPhone BM sendiri atau biasa disebut dengan iPhone garansi internasional merupakan ponsel asli Apple yang tidak diedarkan sesuai dengan peraturan di Indonesia. Pemblokiran jaringan seluler sangat mungkin terjadi pada iPhone BM.

Sementara itu, saat jaringan seluler terblokir, iPhone tersebut bakal tidak bisa dipakai untuk mengakses beberapa layanan seperti telepon, SMS, internet, dan sebagainya.

Bila Anda belum memahami jenis-jenis iPhone yang beredar dipasaran dan malah salah membeli, tentu akan kerepotan di kemudian hari. Lantas, langkah apa saja yang perlu diperhatikan saat membeli iPhone baru? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Pilih tempat pembelian yang resmi

Pertama pilih tempat pembelian iPhone yang resmi. Kendati di Indonesia tidak memiliki Apple Store, namun kini sudah ada penjual atau distributor resmi produk Apple, contohnya seperti iBox dan Digimap.

iPhone baru yang diedarkan oleh dua distributor tersebut terjamin keasliannya karena mereka merupakan rekanan resmi dari Apple.

Kemudian, Anda tidak perlu khawatir terkena masalah pemblokiran jaringan karena iPhone baru dari dua distributor tersebut, diedarkan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

2. Cek fungsi dan bodi iPhone

Saat membeli iPhone baru, Anda biasanya diminta untuk mencoba dulu setelah ponsel terbuka dari boks. Cobalah untuk melakukan pemeriksaan atas kondisi iPhone tersebut. Lalu, apa yang harus dicek saat beli iphone?

Anda bisa melakukan pemeriksaan secara singkat beberapa fungsi penting pada iPhone itu, misalnya seperti digunakan untuk memutar audio, mengambil gambar, dan menyambungkan ke jaringan seluler atau WiFi.

Selain itu, bisa dengan memeriksa semua bagian bodi iPhone tersebut, apakah ada kecacatan atau tidak. Meski iPhone dibuat dengan komponen yang premium, tak menutup kemungkinan terjadi kesalahan dalam proses produksinya.

3. Tanyakan garansi yang disediakan

Persoalan seputar apa saja yang perlu ditanyakan saat membeli iPhone baru, mungkin dirasakan oleh sebagian pengguna yang belum pernah memakai ponsel ini. Hal ini lumrah terjadi karena mungkin belum terbiasa dengan ekosistem iPhone.

Untuk itu, Anda bisa mulai dengan menanyakan garansi yang disediakan penjual iPhone baru itu. Misalnya, seperti bertanya mengenai berapa lama garansi bakal diberikan, di mana saja garansi bisa diklaim, apa saja cakupan garasinya, dan sebagainya.

Ini penting dilakukan agar Anda bisa mendapat perlindungan di kemudian hari, saat ponsel mungkin terjadi kerusakan atau gangguan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.