Kompas.com - 15/06/2022, 19:45 WIB

KOMPAS.com - Shopee dikabarkan akan memutus hubungan kerja (PHK) karyawannya di beberapa negara operasional perusahaan. Kabar ini mencuat dari sebuah memo internal yang dikirim oleh CEO Shopee, Chris Feng yang dikutip sejumlah media internasional.

Memo itu menyebutkan, PHK akan dilakukan pada karyawan yang bekerja di divisi ShopeeFood dan ShopeePay, di sejumlah wilayah operasional, termasuk Asia Tenggara.

Menanggapi isu tersebut, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Handhika Jahja memastikan bahwa Shopee Indonesia tidak termasuk dalam langkah penyesuaian yang dilakukan Shopee pusat untuk Asia Tenggara.

Baca juga: Shopee Dikabarkan Akan PHK Karyawan di Sejumlah Negara

"Langkah penyesuaian yang diambil pada segmen dan pasar tertentu, dipastikan tidak melibatkan Shopee Indonesia," kata Handhika Jahja dalam pernyataan resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (15/6/2022).

Alih-alih PHK, Handhika berkata bahwa pihaknya masih merekrut karyawan untuk mengembangkan bisnisnya di Tanah Air.

"Kami terus merekrut talenta-talenta terbaik untuk mengembangkan tim kami. Shopee Indonesia juga masih aktif merekrut talenta-talenta digital, melalui program Sea Labs Indonesia yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2022 lalu," ujarnya.

Shopee Indonesia sendiri mengeklaim mempekerjakan lebih dari 20.000 karyawan yang mencakup berbagai lini bisnis perusahaan seperti Shopee, ShopeePay, dan ShopeeFood. Lebih dari 50 persen karyawannya bahkan diklaim bergabung sejak pandemi dimulai.

PHK di Meksiko hingga Spanyol

Selain di Asia Tenggara, memo dari CEO Shopee, Chris Feng juga menyebutkan bahwa Shopee bakal mem-PHK sebagian tim mereka yang berada di Meksiko, Argentina, dan Chili, serta tim yang membantu ekspansi Shopee di Spanyol.

Baca juga: Cara Lacak Resi Grab Express Same Day di Shopee dengan Mudah

Laman Shopee di Spanyol bahkan akan disetop pada 17 Juni mendatang. Adapun transaksi pelanggan yang belum rampung akan tetap dibantu perusahaan hingga selesai.

Menurut memo itu, langkah PHK ini ditempuh Shopee guna menyesuaikan sumber daya dan kegiatan operasi mereka di sejumlah pasar operasional Shopee.

"Mengingat kekhawatiran akan kondisi ekonomi dunia yang menunjukkan ketidakpastian, kami percaya bahwa penyesuaian perusahaan penting dilakukan demi meningkatkan efisiensi dan fokus di sumber daya yang kami miliki, meski hal ini sulit dilakukan," ujar Feng, dikutip KompasTekno dari StraitsTimes, Rabu (15/6/2022).

Feng melanjutkan bahwa mereka yang terdampak PHK sudah mendapat informasi tentang keputusan tersebut, begitu pula dengan perubahan lainnya yang ada di Shopee, pada awal pekan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.