Mengenal Fenomena Crypto Winter dan Dampaknya, Kapan Akan Berakhir?

Kompas.com - 20/06/2022, 16:15 WIB

Luther mengatakan bahwa fenomena Crypto WInter dapat menjadi pengingat bagi para investor untuk berhati-hati dalam berinvestasi, khususnya pada industri yang mudah sekali mengalami pasang surut.

Di tengah kerugian dalam investasi mata uang kripto saat ini, Luther menyarankan pada investor supaya bisa untuk mengalokasikan asetnya ke beberapa sektor seperti saham dan obligasi, bukan hanya ke mata uang kripto saja.

Sehingga saat nilai salah satu aset tengah turun, misalnya mata uang kripto, investor tidak mengalami kerugian secara penuh karena telah terdiversifikasi dengan memegang aset lainnya.

Crypto Winter berdampak pada ruginya investor saat ini, tampaknya telah menjadi hal yang umum diketahui. Selain ke investor, Crypto Winter juga berdampak buruk bagi mereka yang bekerja atau karyawan pada perusahaan penyedia layanan transaksi kripto.

Di tengah Crypto Winter, investor cenderung untuk menghentikan atau mengurangi aktivitas perdagangan kripto mereka. Dengan demikian, pendapatan perusahaan dengan layanan transaksi kripto juga bakal menurun.

Kondisi itu akhirnya memaksa perusahaan untuk mengurangi ongkos produksi layanan, salah satunya dengan mengurangi atau memecat karyawan.

Coinbase salah satu perusahaan dengan layanan dompet digital mata uang kripto, dikabarkan bakal melakukan pemecatan sebanyak 18 persen dari total karyawan dengan status penuh waktu.

Untuk saat ini, Coinbase memiliki total karyawan penuh waktu sebanyak 5.000 orang. Dengan persentase itu, berarti terdapat 1.100 karyawan penuh waktu yang bakal dipecat dari Coinbase.

CEO Coinbase, Brian Amstrong kepada CNBC mengatakan, kemungkinan resesi bakal terjadi setelah 10 tahun lebih terjadi ledakan ekonomi. Resesi dikatakan bisa memicu Crypto Winter yang berikutnya.

Baca juga: Coinbase PHK 1.100 Karyawan Dampak Harga Kripto Anjlok

Untuk mempersiapkan resesi dan Crypto Winter, Coinbase melakukan efisiensi pada operasional perusahaan, termasuk dengan melakukan pemecatan pada ribuan karyawannya. Lantas, kapan Crypto Winter akan berakhir?

Amstrong kemudian juga menjelaskan bahwa berakhirnya Crypto Winter masih belum bisa atau sulit untuk diprediksi. Kemungkinan besar Crypto Winter bisa berjalan dalam waktu yang cukup lama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.