Menjajal TWS Nothing Ear 1 yang Dibanderol Rp 1,5 Juta di Indonesia

Kompas.com - 01/07/2022, 19:03 WIB

KOMPAS.com - Ketika Carl Pei mundur dari OnePlus dan mendirikan Nothing pada 2021 lalu, banyak yang menunggu-nunggu produk gadget apa yang akan dibuat. Tentu saja, semua akan berpikir Nothing akan membuat ponsel, karena di situlah keahlian Pei selama ini dikenal.

Namun di luar dugaan, Pei mengumumkan bahwa produk pertama Nothing adalah peranti audio true wireless speaker (TWS). Pada Februari 2021, Nothing Ear 1 (nama TWS tersebut) akhirnya meluncur.

Kini, setahun kemudian, Nothing Ear 1 dipasarkan di Indonesia melalui jaringan ritel Erajaya. TWS ini dijual dengan harga Rp 1,5 juta di Indonesia.

Baca juga: Nothing Ear (1), TWS Buatan Mantan Bos OnePlus Dijual di Indonesia

Kesan pertama

Melihat langsung kemasan TWS Nothing Ear 1 untuk pertama kalinya, aura Carl Pei dengan OnePlus 1 (ponsel pertama OnePlus) kembali terasa.

Pemikiran "Never Settle" - tak pernah puas dengan yang sudah ada, membuat user experience yang lebih baik/berbeda - yang dipakai di produk-produk awal OnePlus juga kental terasa di Nothing Ear 1.

Membuka kotak kemasan Nothing Ear 1 dengan cara disobek.KOMPAS.com/Reska K. Nistanto Membuka kotak kemasan Nothing Ear 1 dengan cara disobek.

Nothing Ear 1KOMPAS.com/Reska K. Nistanto Nothing Ear 1
Mulai dari kotak kardus pembungkusnya yang harus dibuka dengan cara yang tidak biasa, yakni dengan cara "disobek", desain earphone yang tembus pandang, hingga detail kecil seperti buku manual hitam doff, beda dengan buku manual pada umumnya yang putih glossy.

Kesan seperti itu juga didapatkan saat pertama kali menerima dan membuka kotak kemasan OnePlus 1.

Kotak yang bentuknya lebar dan pipih, berbeda dengan kotak ponsel pada umumnya yang seperti "bata", warna putih-merah menyala, kabel charger pipih yang digulung bak "obat nyamuk bakar", hingga SIM ejector dengan "sarung" karet-nya.

Aksesoris kabel, SIM card ejector, dan penampang kartu SIM dalam kotak OnePlus OneReska K. Nistanto/KOMPAS.com Aksesoris kabel, SIM card ejector, dan penampang kartu SIM dalam kotak OnePlus One

Itu adalah kesan pertama saat melihat dan membuka kemasan Nothing Ear 1. Lalu apa saja yang disertakan di dalamnya?

Unboxing

Kotak kemasan Nothing Ear 1 terdiri atas casing yang di dalamnya terdapat sepasang earphone, kabel charger USB Type-C, serta satu set eartip tambahan dengan ukuran S, M, L.

Earphone Nothing Ear 1 memiliki desain kaca tembus pandang di bagian gagangnya, memperlihatkan komponen di dalamnya.

Gagang tersebut juga menjadi tombol sentuh untuk mengatur volume dan menavigasi musik dengan kontrol ketukan atau usapan. Eartip Nothing Ear 1 memiliki bahan karet, dengan unit driver ukuran 11,6 mm.

Casing Nothing Ear 1 juga memiliki desain kaca tembus pandang, terdapat indikator LED yang menunjukkan status baterai di casing. Ukuran casing juga terlihat sedikit lebih besar dibanding TWS lain yang dijual di Indonesia.

The Nothing Ear (1)XDA-Developers.com The Nothing Ear (1)

Eartips Nothing Ear 1 terasa nyaman dipakai. Jika terasa kurang nyaman, masih ada eartips dengan ukuran lain yang bisa dipilih. Ada juga deteksi in-ear, dimana musik akan dijeda (pause) saat earphone dilepas dari telinga.

Menghubungkan TWS dengan ponsel membutuhkan aplikasi Nothing, yang telah tersedia untuk Android dan iOS.

Setelah terhubung dengan ponsel untuk pertama kali, TWS kemudian akan terhubung otomatis saat Bluetooth ponsel menyala dan casing dibuka. Konektivitasnya juga sudah menggunakan Bluetooth 5.2.

Meski demikian, setelan equalizer tidak disediakan di aplikasi. Pengguna hanya disuguhi empat preset suara: balanced, more treble, more bass, dan voice.

Baca juga: Nothing Phone (1) Diungkap, Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Menjajal Nothing Ear 1

Untuk kualitas suara, Nothing Ear 1 menghasilkan suara yang lantang dan cenderung "renyah," dengan suara mid yang lebih dominan, sehingga vokal dan alunan gitar terdengar keras namun jernih. Apabila membutuhkan suara bass lebih, terdapat menu bass boost di menu EQ.

Fitur ANC jika bekerja dengan sempurna bisa memblokir suara bising sekitar, jadi tidak perlu memutar musik dengan volume tinggi di tempat keramaian.

Namun terkadang ANC ini bekerja tidak sempurna, seperti misal saat menggoyangkan kepala tiba-tiba ada suara sekitar yang "bocor".

Casing Nothing Ear 1 dalam genggaman.KOMPAS.com/Reska K. Nistanto Casing Nothing Ear 1 dalam genggaman.

Terdapat pula mode suara transparan di mana mikrofon menyalurkan suara sekitar, sehingga mode ini cocok bagi mereka yang ingin mendengar musik namun sambil menyetir mobil, sehingga suara-suara seperti klakson masih bisa didengar.

Lantas bagaimana dengan daya tahan baterainya? Nothing Ear 1dilengkapi baterai 570 mAh yang diklaim bisa memberikan daya hingga 24 jam apabila fitur Active Noise Cancelling (ANC) dalam keadaan aktif, atau 34 jam tanpa ANC.

Nothing mengeklaim 10 menit charging casingnya bisa memberikan daya hingga delapan jam, dan 10 menit charging earphone-nya (diletakkan di casing) bisa memberikan 60 menit pemutaran musik.

Secara umum, Nothing Ear 1 memiliki fitur-fitur menarik seperti ANC, auto play/pause, fitur pencarian earphone jika menyelip, serta menghasilkan suara yang bagus meski harganya Rp 1 jutaan. Belum lagi, TWS ini memiliki sertifikasi tahan air IPX 4.

TWS ini cocok bagi mereka yang membutuhkan earphone nirkabel yang bisa diisi ulang cepat, untuk menemani aktivitas bekerja, bersantai, di perjalanan, atau berolahraga. Atau bagi mereka yang menginginkan alternatif AirPods dengan harga yang murah.

Baca juga: Nothing Phone (1) Diungkap, Ponsel Pertama Bikinan Mantan Pendiri OnePlus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.