Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Melihat Tren Beli Smartphone di Supermal Karawaci, HP Murah Jadi Incaran

Kompas.com - 21/06/2023, 09:40 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Saat ini, masih banyak konsumen yang lebih memilih membeli ponsel secara luring (offline) dengan mendatangi pusat elektronik. Salah satu pusat elektronik yang saat ini masih banyak dikunjungi adalah e-center yang berada di pusat perbelanjaan Supermall Karawaci, Tangerang.

KompasTekno melakukan tandang toko ke beberapa sentra penjualan ponsel di Jakarta dan Tangerang. Salah satunya adalah e-center di pusat perbelanjaan Supermall Karawaci, Tangerang.

Kami pergi ke TKP pada hari Senin sekitar pukul 10.30 WIB atau 30 menit setelah mal buka. Saat memasuki pintu e-center, kami melihat konter HP, toko aksesori dan servis HP sudah banyak yang membuka lapaknya, terutama yang berada di jalan utama menuju mal.

Beberapa karyawan toko masih ada yang terlihat tengah beberes. Tak sedikit juga toko yang masih tutup, terutama toko yang di bagian e-center agak belakang.

Pantauan kami, situasi e-center cenderung sepi hingga pukul 11.00 WIB. Namun tetap ada beberapa pelanggan yang membeli ponsel dan aksesori. Ada juga yang datang untuk menyervis HP bahkan menjual ponsel.

KompasTekno pun sempat mendatangi lima konter ponsel di Supermall Karawaci untuk mengetahui kondisi pasar HP di Indonesia belakangan ini.

Baca juga: 5 Besar Vendor Smartphone Indonesia Kuartal I-2023 Versi IDC, Samsung Teratas

Ponsel murah jadi incaran

Suasana konter HP di Supermal Karawaci, Tangerang yang menjual ponsel berbagai macam merek HP seperti Infinix, Realme, Vivo, Poco hingga Xiaomi Redmi.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Suasana konter HP di Supermal Karawaci, Tangerang yang menjual ponsel berbagai macam merek HP seperti Infinix, Realme, Vivo, Poco hingga Xiaomi Redmi.
Dari lima toko, mayoritas mengungkapkan bahwa smartphone yang paling laku dibeli konsumen adalah dengan rentang harga Rp 2-3 juta. Dengan begitu, bisa dibilang smartphone yang paling banyak dibeli di beberapa toko di e-center Supermal Karawaci adalah ponsel di segmen entry-level atau ponsel murah.

"Yang paling laris sekarang di harga Rp 2-3 jutaan sih. Ponsel segmen entry level ini menyumbang sekitar 40 persen dari penjualan kami," kata RO Erafone Supermal Karawaci, Azriel.

Di konter HP lain yang kami kunjungi, ponsel entry-level menyumbang hingga 70 persen dari total penjualan dalam sebulan.

Beberapa konter HP menyebutkan smartphone entry-level dari Infinix, Samsung, Tecno, Realme, hingga Vivo banyak menjadi incaran konsumen dalam beberapa waktu belakangan.

"Yang lagi laku-lakunya adalah Infinix, terutama seri Infinix Hot. Yang baru-baru ini, ada Infinix Hot 30 dan 30i dengan SRP Rp 1,9 juta," kata Bibi, penjaga konter Java Cell.

Untuk Samsung, seri yang paling laris adalah Galaxy A04e dengan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) Rp 1,3 juta.

Seri HP lain yang banyak diminati adalah Tecno Spark 10, Realme C55 NFC, Oppo A17, Oppo A57, Vivo Y36, Vivo Y16, hingga Redmi Note 12 series.

Baca juga: Ponsel Murah di Indonesia Makin Laris berkat Samsung dan Infinix

RAM besar jadi pertimbangan penting

Penampakan konter HP yang sepi pengunjung.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Penampakan konter HP yang sepi pengunjung.
Menurutsalah satu pegawai gerai ponsel, konsumen yang datang ketika mau membeli ponsel di e-center Supermal Karawaci, rata-rata sudah melihat ulasan (review) produk lebih dulu di YouTube. Jadi, ketika mereka datang ke gerai sudah memiliki ponsel incarannya masing-masing.

"Sekarang user udah lihat review di YouTube sih kak. Jadi, kebanyakan user yang datang sudah tahu mau beli HP apa. Jarang yang bener-bener nyari dan bingung saat mau beli HP di Erafone sini," kata Azriel.

Namun bila dicermati, kata Azriel, konsumen biasanya memilih membeli HP yang memiliki RAM besar dan penyimpanan yang luas.

Senada dengan Azriel, beberapa konter HP lain juga mengungkapkan bahwa konsumen biasanya lebih mementingkan RAM dan penyimpanan media yang besar terlebih dahulu, sebelum aspek lainnya.

"Konsumen inginnya RAM besar dengan harga yang murah. Karena sekarang ponsel sudah buat kerja dan full bermain media sosial," kata Bibi.

Selain memori besar, pertimbangan konsumen saat membeli HP baru adalah fitur NFC dan prosesor (chipset) bagus.

Penjaga salah satu konter, yakni Jago 2 Shop, bernama Elsa mengatakan bahwa konsumen pria yang mencari HP gaming biasanya lebih memilih smartphone dengan chipset Snapdragon bikinan Qualcomm.

"Baterai besar juga jadi aspek penting buat user pria yang mencari HP gaming," kata penjaga konter Jago Ponsel Indo, Azmi.

Sementara untuk konsumen perempuan, biasanya cenderung mencari ponsel dengan kamera bagus dan memiliki fitur pendukung tahan air dan debu. Menurut Elsa, tak cukup fitur tahan cipratan air karena pengguna inginnya ponsel bisa dibawa masuk ke air dan foto-foto ketika berenang.

"Untuk konsumen tipe itu biasanya pilihannya jatuh pada Samsung Galaxy A34, A54, dan A73 yang sudah memiliki sertifikasi tahan air dan debu dengan rating IP67. Jadi, mau HP dimasukkin ke dalam air juga aman," kata Elsa.

Baca juga: Pasar HP Infinix Tumbuh Paling Tinggi di Indonesia berkat RAM Besar

Lantas, bagaimana dengan ponsel 5G? Di beberapa konter HP, ponsel 5G tidak banyak dicari konsumen.

"HP 5G nggak banyak yang cari, sih. Soalnya 5G sekarang belum umum dan 4G juga masih lancar," kata Bianca, penjaga konter Fasianty Cell.

Di Erafone Supermal Karawaci sendiri, menurut Azriel, konsumen mencari HP 5G bila berniat menggunakan smartphone dalam jangka waktu yang cukup lama, sekitar 5 tahun.

"Kebanyakan user yang mencari HP 5G memang mencarinya di seri ponsel flagship. Konsumen yang membeli seri entry level atau mid-range jarang mencari fitur 5G karena pikirannya satu tahun ganti, satu tahun ganti," kata Azriel.

Kondisi pasar ponsel Indonesia Q1 2023

Hasil pantauan KompasTekno di Pasar ponsel di beberapa gerai ponsel Supermal Karawaci, sedikit banyak sesuai dengan laporan kondisi pasar smartphone di Indonesia pada kuartal I-2023, oleh firma riset Counterpoint Research.

Dalam laporannya, Counterpoint menyebut permintaan untuk smartphone entry-level tumbuh 2 persen di tengah lesunya pasar smartphone secara keseluruhan.

Dengan kata lain, HP entry-level kini lebih banyak diminati konsumen. Samsung dan Infinix dilaporkan menjadi dua vendor yang berkontribusi lebih pada pertumbuhan ponsel di segmen entry-level ini.

Menurut Counterpoint, penjualan HP entry-level Samsung didorong oleh penjualan HP Galaxy A04 series. Sementara untuk Infinix, fitur yang menjadi daya tarik HP entry-level Infinix adalah kapasitas RAM atau penyimpanan yang lebih besar dibandingkan kompetitor lainnya. Misalnya pada seri Infinix Hot 12, Infinix Hot 20, dan Infinix Note 12.

Senior analis Counterpoint Research, Febriman Abdillah mengungkapkan, banyak dari model HP entry-level baru dilengkapi dengan spesifikasi dasar yang ditingkatkan. Misalnya seperti RAM 6/8 GB, penyimpanan 128 GB, serta chipset, kamera, dan desain yang lebih baik.

Laporan Counterpoint selengkapnya bisa disimak di artikel "Counterpoint Revisi Hasil Riset di Indonesia, Realme dari Positif Jadi Negatif".

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Internet
Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Internet
Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com