Kamis, 30 Maret 2017

Asus Rilis Zenfone AR, Android RAM 8 GB Pertama di Dunia

Asus Asus ZenFone AR

KOMPAS.com — Jajaran smartphone seri Zenfone dari Asus semakin diramaikan oleh kehadiran Zenfone AR. Model terbaru itu diperkenalkan dalam ajang Consumer Electronics Show 2017 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat.

Salah satu hal yang menjadi spesial untuk perangkat ini adalah RAM. Zenfone AR dilengkapi dengan RAM 8 GB.

Asus sendiri mengklaim bahwa Zenfone AR sebagai smartphone pertama yang hadir dengan RAM setinggi itu. Saat ini, RAM tertinggi yang melengkapi smartphone sebesar 6 GB.

Baca: Review: Asus ZenFone 3, Kelas Baru, Desain Baru


Advertisment

Kelebihan lain, seperti namanya, Zenfone AR dilengkapi dengan serangkaian hardware khusus untuk mendukung platform Augmented Reality (AR) Tango besutan Google. Zenfone AR merupakan ponsel kedua setelah Lenovo Phab Pro yang menyertakan dukungan terhadap Tango.

Selain itu, Zenfone AR turut mendukung platform Virtual Reality (VR) Daydream, juga besutan Google. Meski sedikit lebih besar dari Pixel XL (5,5 inci), Zenfone AR masih bisa masuk ke headset VR Daydream View.

Di dalam, Zenfone AR dibekali dengan serangkaian hardware kelas atas, termasuk prosesor Snapdragon 821 yang dioptimalkan untuk Tango.

Di punggung terdapat kamera utama denan resolusi 23 megapiksel, kamera motion tracking, dan kamera depth sensing untuk keperluan AR.

Spesifikasi lainnya mencakup layar AMOLED 5,7 inci (2.560 x 1.440 piksel) dan sistem operasi Android 7.0 Nougat terbaru.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (5/1/2017), Asus berencana merilis Zenfone AR ke pasaran pada kuartal kedua 2017. Jadwal pastinya belum ditentukan, begitu pun dengan informasi harganya.

Aplikasi Virtual Reality sudah banyak tersedia untuk smartphone, sementara untuk Augmented Reality masih relatif terbatas. Google Play Store memiliki sekitar 30 aplikasi AR yang bisa dilihat di tautan berikut.

Baca: Memotret dengan Asus Zenfone 3 ZE520KL

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Oik Yusuf
Editor : Deliusno
Sumber: The Verge,
TAG: