Bos Alibaba Disebut Kucurkan Dana ke Grab, Buat Apa? - Kompas.com

Bos Alibaba Disebut Kucurkan Dana ke Grab, Buat Apa?

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 16/06/2017, 11:15 WIB
businessweek Jack Ma

KOMPAS.com - Bos sekaligus pendiri Alibaba, Jack Ma, dikabarkan bergabung dengan SoftBank dalam pembiayaan seri baru ke layanan ride-sharing Grab. Total dana yang akan disuntikan ke Grab ditaksir mencapai 1,5 miliar dollar AS atau Rp 20 triliun.

Selentingan kabar tentang pendanaan tahap baru ini sejatinya sudah santer terdengar sejak Maret 2017 lalu. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi dari Grab maupun SoftBank.

Nama Ma sendiri baru muncul karena disebut oleh sumber dalam yang enggan jika identitasnya dibocorkan. Sumber itu tak menjabarkan lebih lanjut apakah investasi Ma mewakili layanan e-commerce Alibaba Group atau layanan finansial digital Ant Financial.

Yang jelas, kabar ini diprediksi akan semakin meruncingkan persaingan antara Alibaba dengan raksasa internet asal China, Tencent, sebagaimana dilaporkan KompasTekno, Jumat (16/6/2017) dari Bloomberg.

Dua perusahaan tersebut sedang berlomba-lomba menarik minat masyarakat di China maupun internasional untuk menggunakan layanan dompet digital masing-masing.

Investasi Ma ke Grab akan memperluas penetrasi layanan dompet digital Alipay ke jutaan pengguna Grab di seantero Asia Tenggara melalui fitur GrabPay. Sementara itu, Tencent telah lebih dulu disebut berinvestasi ke Go-Jek yang tak lain adalah saingan berat Grab di Indonesia.

Tencent digadang-gadang mengincar kolaborasi dengan Go-jek dalam hal dompet digital melalui fitur Go-Pay. Menurut isu yang berseliweran, nilai investasi Tencent ke Go-Jek mencapai Rp 16 triliun. Ini juga belum diiyakan Go-Jek.

Selain Ma, layanan ride-sharing asal China, Didi Chuxing, juga dikatakan menaruh investasi ke Grab dalam pendanaan seri baru. Kita tunggu saja pernyataan yang sah dari masing-masing perusahaan.

Baca: Go-Jek Dikabarkan Dapat Dana Rp 16 Triliun dari Raksasa Internet China

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorDeliusno
SumberBloomberg,
Komentar
Close Ads X