Kompas.com - 27/12/2013, 13:34 WIB
BlackBerry Q10 (kiri) dan BlackBerry Q5 (kanan) Oik Yusuf/KOMPAS.comBlackBerry Q10 (kiri) dan BlackBerry Q5 (kanan)
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — BlackBerry menjalin kerja sama dengan pemanufaktur produk teknologi Foxconn selama lima tahun untuk merakit ponsel berbasis BlackBerry 10. Bukan hanya merakit, Foxconn juga membantu BlackBerry merancang ponsel.

Salah satu alasan BlackBerry menjalin kerja sama dengan Foxconn adalah, mereka ingin memasarkan lebih banyak ponsel di negara berkembang, seperti Meksiko dan Indonesia.

Menjalin kerja sama dengan Foxconn akan membantu BlackBerry dalam mendapatkan komponen perangkat keras yang lebih murah, dibandingkan jika BlackBerry harus mendapatkannya sendiri. Sementara itu, BlackBerry bisa fokus pada pengembangan perangkat lunak.

Juru bicara Foxconn, Simon Hsing, melontarkan pendapat tentang kerja sama kedua perusahaan yang fokus ke pasar Indonesia. Terlebih lagi, salah satu ponsel pertama BlackBerry yang diproduksi Foxconn bakal diberi kode nama "Jakarta."

"BlackBerry ingin mengembangkan produk baru di Indonesia, sementara kita juga menekankan pada pasar lokal di sana. Kemitraan ini memberi rasa saling menguntungkan untuk mengeksplorasi pasar negara berkembang yang ada dan baru secara bersama-sama," tutur Hsing seperti dikutip dari Reuters.

BlackBerry "Jakarta" merupakan ponsel low-end yang mendukung teknologi jaringan 3G. Ia memakai sistem operasi BlackBerry 10 dan diharapkan hadir pada bulan April 2014.

"Kami tidak lagi hanya membuat kontrak, kami menyediakan solusi lengkap, mulai dari desain, manufaktur, pasokan komponen untuk manajemen logistik," lanjut Hsing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

CEO BlackBerry, John Chen, mengatakan, kerja sama ini merupakan ujian bagi kedua belah pihak. "Mereka sedang menguji kami, dan kami juga menguji mereka," tekan Chen.

Foxconn, yang merupakan nama dagang Hon Hai Precision Industry asal Taiwan, dikabarkan hendak membentuk perusahaan patungan bersama Erajaya Swasembada di Indonesia. Foxconn secara bertahap akan berinvestasi sebesar 10 miliar dollar AS selama 5 tahun ke depan di Indonesia.

Sambil menunggu untuk mendirikan fasilitas produksi di Indonesia, Foxconn akan merakit ponsel BlackBerry di China.

Foxconn punya pengalaman panjang dalam industri manufaktur produk teknologi. Mereka melayani perakitan produk dari Sony, HTC, Nintendo, hingga Apple yang menjadi pelanggan terbesar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.