Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lenovo-Motorola Jadi Produsen Smartphone Terbesar Ketiga

Kompas.com - 30/01/2014, 10:58 WIB
Aditya Panji

Penulis

KOMPAS.com - Lenovo telah membeli Motorola Mobility dari tangan Google. Jika nanti akuisisi ini disetujui oleh regulator AS dan China, maka gabungan Lenovo dan Motorola akan membuat mereka menjadi produsen ponsel pintar terbesar ketiga di dunia.

Menurut data Strategy Analytics, Lenovo kini berada di peringkat kelima produsen ponsel pintar terbesar di dunia. Lenovo mengirimkan 45,5 juta unit ponsel pintar pada kuartal empat 2013, dengan pangsa pasar 4,6 persen.

Sementara pangsa pasar Motorola tidak sampai 1,4 persen. Dengan perhitungan Strategy Analytics, jika pangsa pasar Lenovo dan Motorola digabung akan membuat keduanya memiliki pangsa pasar sekitar 6 persen.

Seperti dikutip dari The Next Web, jumlah itu sudah cukup untuk melompati Huawei (50,4 juta pengiriman pada kuartal empat 2013) dan LG (dengan 47,6 juta pengiriman) yang selama ini berada di peringkat tiga dan empat. Sementara di peringkat pertama dan kedua, masih ditempati oleh Samsung dan Apple.

Pengumuman Lenovo membeli Motorola dari Google diumumkan pada Rabu (29/1/2014).

Dalam kesepakatan ini, Google menyerahkan seluruh merek dagang Motorola Mobility dan Lenovo akan akan menerima lebih dari 2.000 aset paten. Akan tetapi, sebagian besar paten Motorola masih dimiliki Google.

Lenovo akan membayar 600 juta dollar AS dalam bentuk uang tunai, 750 juta dollar AS dalam bentuk saham biasa, dan 1,5 miliar dollar AS akan dibayarkan dalam bentuk surat utang selama tiga tahun. Reuters melaporkan, secara keseluruhan transaksi ini mencapai 2,91 miliar dollar AS.

"Akuisisi tersebut merupakan ikon merek, portofolio produk inovatif dan tim global yang sangat berbakat, akan segera membuat Lenovo menjadi pesain global yang kuat di industri ponsel pintar," kata CEO Lenovo, Yan Yuanqing.

Sebelumnya, Google membeli Motorola seharga 12,5 miliar dollar AS pada 2012. Upaya Google membeli Motorola juga disertai dengan 17.000 paten dan 7.500 aplikasi paten.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com