Kompas.com - 02/04/2014, 09:45 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Tokoh-tokoh Pokemon di Google Maps

KOMPAS.com — Menyikapi informasi yang beredar pada 1 April selalu menuntut kehati-hatian. Betapa tidak, pada tanggal ini, banyak pihak menebar info palsu yang dimaksudkan sebagai lelucon. Salah-salah bisa termakan "jebakan" dan kena dikerjai.

Tak terkecuali di dunia teknologi, para nama besar pun berlomba-lomba memancing senyum pada hari yang dikenal sebagai April Mop atau April Fools tersebut. Berikut ini daftar sejumlah canda menarik yang mereka lontarkan, sebagaimana dikutip dari ZDNet dan BBC.

1. Lowongan Google Pokemon Master

Google mengumumkan lowongan pekerjaan baru dengan nama "Pokemon Master". Untuk melamar, calon kandidat yang tertarik diharuskan mengumpulkan 150 tokoh dari game Pocket Monster tersebut melalui aplikasi Google Maps di Android dan iOS.

Pengumuman tersebut cuma bohong-bohongan. Namun, menelusuri Google Maps untuk menangkap Pokemon ternyata cukup menantang dan asyik karena mereka tersebar di sejumlah wilayah di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

2. Google Auto Awesome Photobombs dan Shelfie

Tak cukup satu, Google memang menebar beberapa lelucon April Mop sekaligus. Candaan lainnya berupa layanan baru Auto Awesome Photobombs di Google+ yang menambahkan gambar David Hasselhoff dari serial TV Baywatch di foto-foto pengguna agar terlihat lebih "keren".

Lalu, ada pula fitur Shelfie yang akan menyambut pengguna Gmail saat login tanggal 1 April. Fitur ini bisa mengganti tema Gmail dengan custom theme berisi rangkaian foto narsis alias selfie dari orang lain atau pengguna sendiri.

BBC
Google Auto Awesome Photobombs menambah gambar David Hasselhoff pada foto pengguna secara otomatis

Theme ini kemudian bisa dibagikan ke teman-teman agar mereka "bisa mengagumi diri Anda seperti yang Anda lakukan", menurut penjelasan konyol dari Google.

3. The Virtual Bay, Pirate Bay di dalam Kepala

Yang satu ini adalah "proyek" bohongan hasil garapan The Pirate Bay, situs yang dikenal dekat dengan torrent dan gugatan pelanggaran hak cipta.

The Virtual Bay disebut merupakan "langkah terbesar dalam sejarah" yang menggabungkan ilmuwan saraf dari berbagai belahan dunia di bawah bendera The Pirate Bay.

ZDNet
The Virtual Bay

Tujuannya ialah menciptakan headset virtual reality ala visor di film fiksi ilmiah yang mampu menyimpan indeks torrent di kepala pengguna. Download musik dan game pun bisa dilakukan secara live.

Karena The Pirate Bay "hidup" di pikiran pengguna, layanan tersebut jadi tak bisa dikejar para pemegang hak cipta. Hal yang satu ini tampaknya hanya akan menjadi mimpi di dalam otak saja.

4. iFixit dibeli Apple

Salah satu pengumuman palsu yang beredar pada hari April Mop menceritakan akuisisi Apple atas situs iFixit yang dikenal sering membongkar gadget Apple.

ZDNet
Lelucon iFixit diakuisisi Apple

Di samping menyatakan diri bakal menjadi "pemain kunci dalam pengembangan produk Apple", iFixit juga akan "memaksa" Apple agar melakukan sesuatu dengan perangkat-perangkatnya yang terkenal sulit diperbaiki.

"Sebagai bagian dari perjanjian, Apple berkomitmen membuat perangkat elektronik dan komputer pribadi yang paling mudah dibongkar di seluruh dunia," tulis situs tersebut dalam pengumumannya.

5. Sarung tangan pintar dari Samsung dan HTC

Entah sengaja janjian atau tidak, HTC dan Samsung sama-sama mengeluarkan lelucon bertema wearable device yang belakangan marak di kalangan produsen gadget. Bentuknya pun mirip.

HTC "memperkenalkan" perangkat smart glove berupa "sarung tangan" yang dilengkapi tempat menaruh smartphone.

ZDNet
Sarung tangan pintar lelucon April Mop dari Samsung

Samsung juga memperlihatkan gambar sarung tangan yang sama konyolnya, bernama Fingers yang bahkan memiliki layar LED 3 inci dan kamera 16 megapiksel, berikut segala macam perlengkapan ala perangkat pintar macam kompas, termometer, sensor denyut nadi, dan barometer. Tak lupa sebuah proyektor bernama "S-Laser" yang diposisikan di bagian bawah telapak tangan.

6. Tunggu macet sambil cari jodoh lewat WazeDates

Bertemu jodoh melalui aplikasi peta? Kenapa tidak? Inilah yang diperkenalkan oleh Waze melalui layanan WazeDates, yang "rencananya" bakal dirilis pada pertengahan April.

Layanan bermoto "Outsmarting Dating, Too" yang diintegrasikan ke aplikasi waze ini disebut merupakan hasil akuisisi dari firma software sosial SingleSpotter. Jadi, pengguna Waze bisa menunggu macet sembari mencari jodoh.

Sayang, fitur yang turut didampingi video penjelasan ini, seperti halnya lelucon April Mop lain, hanyalah bohong belaka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ZDNet,BBC

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.