Kompas.com - 30/05/2014, 17:02 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat

Salah satu aplikasi andalan yang disediakan HTC pada One M8 adalah BlinkFeed, sebuah aplikasi untuk membaca berita dari sumber-sumber yang bisa disesuaikan serta menampilkan segala informasi terkini dari media sosial seperti Facebook dan Twitter. Posisi BlinkFeed ada di layar utama paling kiri.

Secara umum, aplikasi ini sangat berguna untuk Anda yang gemar membaca berita dari kantor berita asing maupun nasional karena pengguna tak akan kehabisan bahan bacaan. Tampilan BlinkFeed identik dengan nuansa kotak-kotak yang mirip dengan Live Tiles di ponsel Windows Phone.

Kekurangan BlinkFeed adalah, pengguna hanya dapat memilih informasi terkini dari sumber-sumber yang telah bekerjasama dengan HTC saja, tak bisa secara leluasa menambahkan sumber sendiri --misalnya RSS feed seperti pada aplikasi Flipboard.

HTC membawa sejumlah aplikasi yang bermanfaat untuk pengguna One M8, antara lain Polaris Office 5 untuk mendukung produktivitas, Flashlight untuk memberi penerangan dari lampu kilat LED, dan Stocks untuk memantau bursa saham.

Satu hal yang tidak kami sukai dari Sense 6 di ponsel HTC, yaitu aplikasi papan ketik (keyboard) virtual yang amat "heboh."

Susunan antar tombol didesain rapat tanpa celah, ukurannya kecil, lalu tombol itu dibubuhi dengan karakter atau ikon yang menganggu pemandangan. Tombol spasi juga tidak berada tepat di tengah. Terkadang jari ini salah menekan tombol garis miring atau malah menekan Home, padahal bermaksud menekan spasi.

HTC nampaknya perlu meniru desain struktur keyboard bawaan Android yang simpel dan tidak "heboh." Sebagai jalan keluar, KompasTekno menyarankan pengguna dapat memasang aplikasi keyboard SwiftKey atau sejenisnya di Google Play Store.

Zoe dan Highlights Reel

HTC mempertahankan fitur Zoe dan Highlights Reel di One M8. Fitur ini bisa dibilang tersembunyi namun sejatinya sangat berguna. Lalu, bagaimana cara mengaktifkan dan apa fungsinya?

Zoe merupakan fitur untuk yang mengabadikan foto diam (still photo) sebanyak 20 frame dalam resolusi besar, yang sekaligus merekam video selama 3 detik.

Fitur cerdas ini bisa digunakan dengan masuk ke aplikasi kamera, pilih menu, dan aktifkan "Zoe Camera." Sekali tombol shutter ditekan untuk mengabadikan gambar, ponsel One M8 akan mengambil foto sekaligus video berdurasi selama tiga detik.

Nah, foto dan video yang diambil dengan fitur Zoe Camera dalam sehari itu akan digabung secara otomatis menjadi video berdurasi 30 detik, lengkap dengan efek visual dan musik latar. Fitur inilah yang disebut Highlights Reel.


Tampilan aplikasi Galeri di HTC One M yang memiliki fitur Highlights Reel. Foto-foto yang telah digabungkan menjadi video dapat disimpan dengan kualitas medium dan high, lalu dibagikan ke media sosial.
Video hasil Highlights Reel ini dibuat tanpa campur tangan pengguna sedikitpun! Bukan sulap, bukan sihir, semua itu bisa dilakukan karena HTC membuat teknologi yang memungkinkan ponsel tersebut mengambil foto dan video secara otomatis dari Galeri berdasarkan tanggal pengambilan gambar.

Video Highlights Reel dapat dilihat di Galeri lalu bisa disimpan atau dibagikan ke Facebook, Google Drive, Gmail, Google+ dan sebagainya.

Pengguna dapat mengubah koleksi foto dan musik latar jika kurang puas dengan hasilnya, atau bisa juga mengubah efek tema agar mendukung makna. Sayangnya, konten video tidak bisa dipotong sesuai keinginan.

Performa

Performa One M8 ditopang oleh prosesor quad-core Qualcomm MSM8974AB Snapdragon 801 kecepatan 2,3GHz, unit prosesor grafis Adreno 330, RAM 2GB, dan memori internal 16GB.

Dengan dukungan komponen macam ini, Anda tak perlu meragukan kemampuan One M8 dalam memainkan game kelas berat hingga menonton video beresolusi tinggi. Semua itu bisa berjalan mulus tanpa hambatan.

Berikut adalah data performa One M8 ketika diuji dengan aplikasi Antutu dan Quadrant. One M8 mendapatkan skor 37425 di Antutu dan 25506 di Quadrant.

Hasil benchmark HTC One M8 dengan aplikasi AnTutu dan Quadrant
Satu-satunya hal yang perlu diperhatikan jika memainkan konten kelas berat adalah baterai. KompasTekno menilai baterai One M8 cukup boros. Kapasitas 2.600mAh tidak cukup lama menopang daya hidupnya.

Masalah macam ini nampaknya tak hanya ditemui pada One M8. Ini jadi masalah umum ponsel pintar yang ada di pasar, sehingga tak mengherankan banyak orang yang tak pernah melupakan pengisi daya portabel alias powerbank sebagai bawaan wajib.

Perlu dicatat bahwa memainkan konten kelas berat akan membuat baterai cepat habis, apalagi jika pengguna terus-menerus mengakses media sosial, berselancar internet, atau berbalas email, yang semua itu berhubungan dengan koneksi internet.

Koneksi seluler dan internet yang tidak stabil juga membuat baterai cepat habis lantaran komponen antena terus-menerus bekerja mencari sinyal, dan hal ini juga membuat ponsel menjadi panas.

Jika baterai dalam keadaan sekarat dan Anda masih membutuhkan ponsel untuk komunikasi, One M8 menyediakan fitur Power Saver. Fitur ini sedikit membantu dalam menghemat daya karena ia menonaktifkan semuanya, kecuali telepon, SMS, dan melakukan refresh email secara manual.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.