Kompas.com - 27/06/2014, 15:05 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Produsen kamera GoPro resmi menjadi perusahaan publik setelah menjual saham perdananya ke publik di bursa Nasdaq, New York, Amerika Serikat, Kamis (26/6/2014). GoPro mencatatkan sahamnya dengan kode GPRO.

GoPro menjual 17,8 juta lembar saham dengan harga 24 dollar AS per lembar. Hal itu membuat perusahaan mendapatkan dana sekitar 427,20 juta dollar AS.

Harga saham GoPro sempat melonjak di perdagangan sesi pertama mencapai 30 dollar AS, yang membuat nilai perusahaan menjadi 3 miliar dollar AS.

GoPro selama ini dikenal sebagai kamera untuk para pecinta olahraga ekstrim, termasuk peselancar dan pemain ski. Kamera GoPro juga menjadi populer di kalangan musisi seperti The Rolling Stones dan Foo Fighters. Perusahaan ini menerima penghargaan Emmy Award tahun 2013 atas kontribusinya dalam industri televisi.

GoPro, yang berbasis di San Mateo, California, Amerika Serikat, didirikan oleh Nicholas Woodman (39 tahun) yang kini menjabat sebagai CEO.

Ia mengembangkan GoPro setelah mendapatkan ide ketika berselancar di Australia. Sedikit demi sedikit ia mengumpulkan dana untuk mengembangkan kamera dengan menjual kalung kerang di pantai California.

Produk pertama yang dibuat Woodman adalah kamera film 35mm yang diikat di pergelangan tangan dan dijual seharga 30 dollar AS di toko-toko olahraga ekstrim. Pada 2009, GoPro meluncurkan kamera digital pertamanya yang mendukung video beresolusi tinggi (high definition/HD).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Woodman kini memiliki 48 persen saham di GoPro dan menjadi pemegang saham mayoritas. Di penjualan saham perdana GoPro ini, ia menjual 3,6 juta saham atau setara dengan 85,5 juta dollar AS.

Perusahaan lain yang memiliki saham di GoPro adalah Riverwood Capital, Sageview Capital Partners, dan Foxconn Technology Group.

Seiring dengan popularitas yang diraih, GoPro meraup pendapatan signifikan hampir 1 miliar dollar AS pada 2013, tumbuh 88 persen dari tahun sebelumnya. Laba bersih GoPro pada 2013 mencapai 61 juta dollar AS, atau tumbuh dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam dokumen pengajuan penjualan saham kepada publik, tercatat bahwa GoPro terpaksa memangkas margin keuntungannya menjadi 37 persen pada tahun 2013 dari 43 persen pada 2012, karena biaya penelitian dan pengembangan yang naik dua kali lipat.

GoPro bulan ini merekrut Tony Bates untuk duduk di posisi Presiden. Bates adalah mantan eksekutif Microsoft yang sebelumnya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat CEO Microsoft.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.