Asus Mau Bikin SmartWatch Tanpa Android Wear

Kompas.com - 18/02/2015, 08:20 WIB
Jam tangan pintar Asus Zenwatch. AsusJam tangan pintar Asus Zenwatch.
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Asus dikabarkan akan membuat peranti jam tangan pintar (smartwatch) baru. Namun, tak seperti ZenWatch 3 yang telah lebih dulu dipasarkan, jam tangan pintar Asus yang baru tersebut tidak mengusung platform Android Wear.

Menurut situs Focus Taiwan, Jumat (13/2/2015), rencana Asus menanggalkan sistem operasi Android untuk peranti wearable buatan Google itu adalah untuk memperpanjang usia baterai jam tangan pintarnya.

Hal tersebut sesuai dengan perkataan Chairman Asustek, Jonney Shih saat peluncuran ZenWatch 3 tahun lalu. Saat itu Shih mengatakan bahwa smartwatch Asus berikutnya diharapkan memiliki daya tahan baterai selama tujuh jam.

Daya tahan baterai tersebut bisa dicapai dengan cara menyederhanakan chipset serta  menggunakan sistem operasi yang berbeda, tak seperti kebanyakan peranti smartwatch yang beredar saat ini, yang biasanya baterainya hanya bertahan sau hari.

MediaTek kabarnya ditunjuk sebagai vendor penyuplai chipset untuk peranti jam tangan Asus non-Android Wear tersebut.

Walau demikian, Asus tak sepenuhnya meninggalkan Android Wear. CEO Asus, Jerry Shen mengatakan bahwa Asus akan terus bekerjasama dengan Google dalam membuat peranti Android Wear.

"Kami akan terus bekerjasama dengan Google membuat Android Wear, namun kami juga akan membuat smartwatch lain yang tidak berbasis Android Wear yang memiliki daya tahan baterai lebih lama," ujar Jerry.

Peranti ZenWatch tanpa Android Wear tersebut dijadwalkan Asus akan diluncurkan pada kuartal ketiga tahun 2015.

Sebelumnya, Asus telah merilis ZenWatch 3 di ajang IFA Berlin pada September 2014, ZenWatch 3 dengan platform Android Wear memiliki layar AMOLED berukuran 1,6 inci. Di dalamnya tertanam prosesor besutan Qualcomm, media penyimpanan internal berkapasitas 4 GB dan RAM 512 MB.

Harga ZenWatch 3 termasuk paling murah di antara tawaran-tawaran jam tangan pintar Android Wear, yaitu 199 Euro atau sekitar Rp 3,1 juta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.