Kompas.com - 19/06/2015, 09:06 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
DENPASAR, KOMPAS.com - Smartfren tampak sangat serius mengembangkan jaringan 4G LTE. Setelah merilis 5 smartphone 4G LTE beberapa waktu lalu, Smartfren mulai bersiap melakukan uji coba jaringan tersebut di beberapa kota besar di Indonesia.

Wilayah kota Denpasar, Bali, dipilih Smartfren sebagai tempat digelarnya uji coba yang juga dirasakan langsung oleh sejumlah media, termasuk KompasTekno, Kamis (18/6/2015).

Berdasarkan pengalaman KompasTekno mencoba jaringan 4G milik Smartfren, kecepatan unduh dan unggah di beberapa titik kota Denpasar masih belum begitu stabil, meski terhitung sangat cepat.

KompasTekno bisa menikmati internet dengan kecepatan unduh antara 5 Mbps hingga 20 Mbps dan kecepatan unggah antara 4 Mbps hingga 10 Mbps.

Angka tersebut didapatkan dari aplikasi Ookla Speedtest yang biasa digunakan untuk memantau kecepatan internet di sebuah lokasi.

Pihak Smartfren juga melakukan pengujian dengan menggunakan sebuah alat yang disebut sebagai Drive Test Tool. Alat itu digunakan untuk pengujian yang lebih akurat.

Hasil pengujian dengan menggunakan alat tersebut menunjukkan kecepatan layanan internet yang lebih tinggi ketimbang Ookla Speedtest. Kecepatan unduhnya antara 20 Mbps hingga 63 Mbps dan kecepatan unggah mencapai 3,1 Mbps hingga 10 Mbps.

Menurut Munir Syahda Prabowo, VP Network Smartfren Telecom, video YouTube kualitas tinggi harusnya sudah bisa dinikmati tanpa buffering dengan kecepatan yang ada.

"Bahkan, untuk memutar streaming video dengan kualitas 1080p seharusnya tidak buffering," ujar Munir.

Klaim dari Munir tersebut tepat adanya. KompasTekno mencoba streaming video YouTube di kualitas 1080p dan tidak merasakan adanya lag atau buffering.

Selain layanan itu, KompasTekno juga mencoba mengunggah foto ke aplikasi jejaring sosial Path dan Instagram. Hasilnya juga cukup baik, waktu unggah hanya sekitar 5 - 10 detik saja.

Smartfren sendiri menyambut baik hasil uji coba tersebut. Menurut Munir, kecepatan yang akan dihadirkan nantinya saat jaringan 4G LTE milik anak perusahaan Sinar Mas ini sudah komersil di semester dua 2015 akan lebih meningkat lagi.

"Sekarang ini belum ada apa-apanya," ujar Munir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.