Facebook Desak Adobe Flash Dipensiunkan

Kompas.com - 14/07/2015, 14:07 WIB
Adobe Flash Player istAdobe Flash Player
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Jejaring sosial Facebook berencana untuk tidak lagi menggunakan Adobe Flash dalam layanannya. Menurut Facebook, kelemahan dalam Flash justru bisa menjadi gerbang bagi para peretas jahat.

Kepala Keamanan (chief security officer) Facebook, Alex Stamos melalui akun Twitter-nya mendesak agar Adobe mengakhiri saja layanan Flash untuk browser web yang ada saat ini, dan beralih ke teknologi HTML5 yang dinilai lebih aman.

"It is time for Adobe to announce the end-of-life date for Flash and to ask the browsers to set killbits on the same day," demikian tulis Alex Stamos di akun Twitter-nya pada Senin (13/7/2015).

Dikutip KompasTekno dari The Verge, Rabu (14/7/2015), lubang keamanan besar dalam Flash baru-baru ini terungkap setelah perusahaan spyware Hacking Team mengumumkan bahwa data cache file sebesar 400 GB miliknya telah dibobol.

Peretas memanfaatkan kelemahan dalam Flash yang sudah ada selama ini dan belum disadari oleh banyak orang.

Walau Adobe telah buru-buru menambal lubang keamanan tersebut dengan merilis update, namun Hacking Team menyebutnya sebagai bug terbesar Flash sepanjang empat tahun belakangan ini.

Penentangan terhadap Flash bukan kali ini aja. Pada 2010 lalu, mendiang Steve Jobs selaku CEO Apple sempat membuat surat terbuka dengan judul "Thoughts on Flash," dan menjelaskan mengapa Apple tidak mau memakainya dalam perangkat-perangkatnya.

Menurut Jobs, Flash memiliki andil dalam memengaruhi performa, umur baterai, dan masalah keamanan dalam perangkat-perangkat Apple.

Flash selama ini dibutuhkan untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu dalam browser, seperti animasi, game, video dan sebagainya. Namun teknologi ini sudah mulai ditinggalkan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Game-game di Facebook yang menggunakan Flash sudah banyak ditinggalkan. Selain itu, YouTube juga beranjak ke teknologi lain pada Januari lalu dengan menggunakan standar HTML5.



Sumber The Verge
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X