Amazon Ingin Permudah Implementasi "Internet of Things"

Kompas.com - 09/10/2015, 12:07 WIB
AWS Re:Invent 2015, Las Vegas, AS. AWS Re:Invent 2015, Las Vegas, AS.AWS Re:Invent 2015, Las Vegas, AS.
|
EditorReza Wahyudi

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Lima tahun dari sekarang dunia bakal memasuki era Internet of Things (IoT). Setidaknya itu yang diprediksi oleh para pakar teknologi.

Di era itu, semua benda akan saling terhubung. Manusia berperan sebagai subjek yang mengontrol benda-benda di sekelilingnya lewat aplikasi internet.

Untuk mengimplementasikan konsep itu, dibutuhkan integrasi yang mumpuni antara layanan internet, penyimpanan data dan objek fisik (mobil, sensor, lampu, perabot rumah tangga).

Pada Kamis (8/10/2015), Amazon Web Services (AWS) meluncurkan fitur teranyar bertajuk "AWS IoT" untuk mempermudah integrasi tersebut.

"AWS IoT memungkinkan keseluruhan ekosistem vendor, penyedia internet dan pengembang aplikasi untuk terkoneksi dengan cloud sehingga pengembangan produk dan analisis data bisa lebih mudah," kata CTO Amazon Werner Vogels pada rangkaian konferensi "Re:Invent 2015", Las Vegas, AS yang dihadiri jurnalis KompasTekno, Fatimah Kartini.

Koneksi antar miliaran perangkat dengan triliunan arus pesan, kata Vogels, mampu diakomodir oleh AWS IoT.

Dengan begitu, vendor cukup mengatur interaksi seperti apa yang hendak dibangun antara satu perangkat dengan perangkat lainnya, serta antara perangkat dengan aplikasi yang dijalankan manusia.

Untuk mempermudah analisis data perangkat, AWS IoT punya fitur yang disebut "Shadow". Fitur tersebut mampu merekam kondisi perangkat agar aplikasi yang menjalankannya bisa menghimpun data untuk analisa lebih lanjut.

Saat perangkat offline, Shadow tetap bisa bekerja. Saat ini, AWS IoT masih dalam bentuk beta. Versi finalnya akan tersedia beberapa minggu mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.