"Game Kodok" Buatan Mahasiswa Madura Harumkan Indonesia

Kompas.com - 29/07/2016, 19:10 WIB
Empat anak muda asal Madura menangkan kompetisi teknologi internasional MicrosoftEmpat anak muda asal Madura menangkan kompetisi teknologi internasional "Imagine Cup 2016" di Rusia.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Empat anak muda asal Madura berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Mereka adalah M. A Kholiq, Anwar Fuadi, Astu Masrundi, dan Achmad Dany Romadhon, empat mahasiswa Universitas Trunojoyo yang tergabung dalam tim None Developers.

Pada ajang Imagine Cup 2016 yang diselenggarakan Microsoft di Seattle, Washington, AS, None Developers berhasil menyabet juara kedua untuk kategori Games. Mereka berlomba melawan 35 tim pelajar dari negara-negara lain, sebagaimana tertera pada keterangan tertulis  yang diterima KompasTekno, Jumat (29/7/016).

Game yang mereka buat bertajuk Froggy and the Pesticide. Sesuai namanya, game ini berupaya memberi informasi edukatif soal manfaat biopestisida dan bahaya pestisida bagi lingkungan. Karakter kodok dipersonifikasi untuk mempermudah penyampaian informasi.

Dalam Froggy and the Pesticide, pemain menggerakkan karakter kodok hijau melewati rintangan. Tujuan akhirnya adalah menekan tombol yang mematikan alat penyebar pestisida yang membuat tanaman menangis.

None Developers berharap para pemain mampu menangkap esensi dari game tersebut dan mengimplementasikan ilmu di dalamnya pada kehidupan sehari-hari. Agaknya visi sosial itu menjadi salah satu faktor kemenangan empat putra daerah asal Madura tersebut.

Atas kemenangannya, None Developers diganjar hadiah sebesar 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 131 jutaan dari Microsoft selaku penyelenggara.

Google Play Store Game "Froggy and the Pesticide" buatan None Developer asal Madura yang berprestasi di ajang Imagine Cup 2016.
Froggy and the Pesticide bisa tersedia di platform Windows Phone dan Android. Anda bisa mengunduhnya di toko aplikasi Windows Store di tautan berikut ini, dan Google Play Store melalui tautan berikut ini.

Imagine Cup sendiri merupakan kompetisi di bidang teknologi berskala global khusus untuk pelajar. Ajang tersebut sudah dilaksanakan 14 kali sejak 2003 silam.

"Microsoft percaya atas kekuatan yang dapat menghubungkan anak-anak muda dengan teknologi. Kami ingin membantu mereka untuk dapat terus bermimpi, membangun kreativitas dan merealisasikan ide menjadi kenyataan," kata Corporate VP, Developer Experience and Chief Evangelist Microsoft, Steven Guggenherimer.

Tahun ini juri Imagine Cup datang dari sejumlah kalangan profesional, antara lain pemeran utama Star Wars: The Force Awakens, John Boyage; pemenang Imagine Cup 2014, Jennifer Tang; dan insinyur software kawakan sekaligus Pengembang Kurikulum Ilmu Komputer di Microsoft, Kasey Champion.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X