Syarat TKDN Ponsel 4G Bisa Dipenuhi Lewat Investasi?

Kompas.com - 16/08/2016, 17:26 WIB
Fasilitas perakitan ponsel 4G Lenovo di pabrik milik TDK yang terletak di Serang, Banten. Reska K. Nistanto/KOMPAS.comFasilitas perakitan ponsel 4G Lenovo di pabrik milik TDK yang terletak di Serang, Banten.
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No 65 tahun 2016 menyematkan rincian skema untuk penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri ( TKDN). Selain soal hardware dan software, vendor ternyata juga bisa memenuhinya melalui realisasi komitmen investasi.

Dalam salinan Permenperin No 65 tahun 2016 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld), dan Komputer Tablet, yang diterima KompasTekno, Selasa (16/8/2016), dijelaskan tata cara mengenai investasi tersebut.

Baca: Aturan TKDN Ponsel 4G Sudah Diteken Pemerintah?

Salinan tersebut telah ditandatangani oleh Menperin terdahulu, Saleh Husin. Sedangkan saat ini, Saleh sudah tidak menduduki jabatan Menperin dan digantikan oleh Airlangga Hartanto.

Lebih detilnya, penjelasan mengenai investasi dimuat dalam Pasal 25. Syaratnya, perhitungan TKDN berbasis nilai investasi ini hanya berlaku untuk investasi baru, dilaksanakan berdasarkan proposal investasi yang diajukan pemohon dan mendapatkan nilai TKDN sesuai total nilai investasi.

Investasi tersebut pun harus diwujudkan dalam jangka waktu paling lama tiga tahun. Tata caranya, pada tahun pertama vendor mesti merealisasikan 40 persen dari total investasi yang disepakati. Sedangkan sisanya dipenuhi pada tahun-tahun berikutnya.

Baca: Inikah Skema Final Penghitungan TKDN Ponsel 4G?

Vendor mesti menyertakan detil mengenai investasi yang dilakukan tiap tahun, juga mencantumkan tipe produk yang bakal memakai skema penghitungan TKDN berdasarkan nilai investasi.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Investasi total mulai dari Rp 250 miliar sampai Rp 400 miliar = TKDN 20 persen
  • Investasi total di atas Rp 400 miliar sampai Rp 550 miliar = TKDN 25 persen
  • Investasi total di atas Rp 550 miliar sampai Rp 700 miliar = TKDN 30 persen
  • Investasi total lebih dari Rp 1 triliun = TKDN 40 persen

Aturan TKDN wajib dipenuhi oleh produsen ponsel 4G agar dapat memasarkan produknya ke Indonesia. Aturan komponen lokal perangkat 4G yang berlaku saat ini adalah dengan besaran 20 persen kandungan lokal.

Seperti diberitakan sebelumnya, aturan TKDN ponsel 4G sudah selesai digarap hingga detil penjelasan dan tata cara pemenuhannya. Namun hingga saat ini, aturan tersebut belum juga diumumkan.

Sumber dalam industri memberi tahu KompasTekno bahwa aturan tersebut sudah ditandatangani oleh Menteri perindustrian terdahulu, Saleh Husin pada 26 Juli lalu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X