Dikatakan Mirip, Ini Beda Dell Canvas dan Microsoft Surface Studio

Kompas.com - 06/01/2017, 15:43 WIB
Dell Canvas ditujukan bagi para pekerja kreatif Reska Nistanto/Kompas.comDell Canvas ditujukan bagi para pekerja kreatif
|
EditorDeliusno

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Dell mengenalkan kanvas digital yang dinamakan "Canvas" di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2017. Peranti ini ditujukan bagi pekerja konten kreator, seperti pembuat film, desainer grafis, arsitek, dan sebagainya.  

Karena ditujukan untuk pekerjaan kreatif, maka banyak yang menyamakan Dell Canvas dengan Microsoft Surface Studio. Namun sebenarnya keduanya adalah perangkat yang berbeda.

Lantas apa perbedaan antara keduanya? Berikut ulasan jurnalis KompasTekno Reska Nistanto dari acara peluncuran Dell Canvas di ajang CES 2017 di Las Vegas, Kamis (5/1/2017).

Baca: Spiderman Kenalkan Istimewanya Laptop Gaming Dell

Dell Canvas memang memiliki cara kerja mirip Microsoft Surface,tetapi perangkat ini bukanlah PC All-in-One. Tidak ada sistem komputer seperti motherboard, prosesor, RAM, atau kartu grafis di dalamnya. Dell Canvas murni merupakan layar tablet berukuran besar.

Karena tidak memiliki sistem komputer di dalamnya, maka perangkat berukuran layar 27 inci ini harus dihubungkan dengan komputer sendiri untuk digunakan.

Dell Canvas mendukung sistem operasi Windows 10 dan sejumlah software kreatif, seperti Adobe, Autodesk, AVID, Dassault Systems, dan SolidWorks. Peranti ini juga bisa dihubungkan dengan layar eksternal hingga delapan unit.

Baca: Microsoft Surface Studio, Pesaing iMac Dijual Mulai Rp 39 Juta

Layaknya Microsoft Surface Studio, Dell Canvas juga dioperasikan menggunakan pena digital, dan peranti yang oleh Dell disebut Totem. Peranti ini memiliki fungsi layaknya mouse untuk menavigasi dan menggunakan tools di layar.

Metode ini juga dimiliki oleh microsoft Surface Studio. Bedanya, Totem yang dimiliki Dell Surface hanya berfungsi saat diletakkan di atas layar. Sementara, "Totem" milik Microsoft Surface Studio digunakan di atas permukaan meja.

Dell Canvas 27 inci mengusung resolusi QHD 2.560 x 1.440 piksel dengan bobot 8 kilogram. Sementara Surface Studio mengusung layar sedikit lebih besar yakni 28 inci dengan resolusi yang lebih tinggi pula, yakni 4.500 x 3.000 piksel.

Kanvas digital Dell ini bakal tersedia di Amerika Serikat mulai 30 Maret 2017 dengan banderol harga 1.800 dollar AS, atau sekitar Rp 24 juta. Belum diketahui apakah perangkat ini bakal dibawa Dell ke pasar indonesia atau tidak.

Baca: Dari Laptop Gaming hingga Monitor 8K, Gadget Baru Dell di CES 2017


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X