Ancam Keamanan Nasional, "Pokemon Go" Terlarang di China

Kompas.com - 11/01/2017, 19:43 WIB
Pichu dan Togepi sudah bisa diperoleh di Pokemon Go Anime News NetworkPichu dan Togepi sudah bisa diperoleh di Pokemon Go
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - China melarang warganya memainkan game Pokemon Go dan seluruh permainan yang menggunakan teknologi augmented reality (AR).

Larangan tersebut dikeluarkan oleh lembaga sensor pemerintah China. Mereka dengan tegas mengatakan tidak akan memberi izin pada permainan AR jenis apa pun, termasuk Pokemon Go.

Alasannya, permainan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pribadi dan berpotensi membahayakan keamanan nasional. Maksud keamanan nasional di sini adalah potensi adanya pemain Pokemon Go yang berkeliaran mencari Pikachu di lokasi sensitif milik pemerintah.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Engadget, Rabu (11/1/2017), saat ini tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk mengakali aturan tersebut. Pasalnya, meski bisa mengunduh Pokemon Go dari sumber tertentu, maka permainan ini tidak akan bisa dimainkan.

Baca: Game Super Mario Run Ungguli Rekor Pokemon Go

Pemain yang mencoba mengatur koneksi data ke mode roaming pun tidak bisa lolos. Masalahnya, saat pemain membuka Pokemon Go di China, maka layar hanya akan menunjukkan peta kosong.

Google Maps, layanan pemetaan yang jadi sumber referensi peta di Pokemon Go, memang sudah lama diblokir oleh China. Karena aplikasi tersebut tidak bisa diakses, maka peta Pokemon Go pun jadi kosong.

Mungkin China masih butuh waktu lama untuk bisa menerima Pokemon Go dan berbagai permainan berbasis AR lainnya. Setidaknya, saat ini sudah ada beberapa negara yang justru memanfaatkan Pokemon Go dan AR untuk berbagai keperluannya.

Baca: Bahaya Pokemon Go di Dunia Pekerjaan



Sumber ENGADGET

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X