Kompas.com - 01/03/2017, 14:01 WIB
Director Hardware Oppo, King Bai. Ari Prasetyo/Kompas.comDirector Hardware Oppo, King Bai.
|
EditorReza Wahyudi

BARCELONA, KOMPAS.com - Pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2016 lalu, Oppo memperkenalkan teknologi pengisian daya super cepat bertajuk "Super VOOC" dan stabilisator kamera berbasis sensor yang dinamai "SmartSensor".

Setahun berlalu, kedua teknologi itu belum juga direalisasikan pada smartphone. (Baca: Mengenal Teknologi Fast Charge dan Sensor Kamera Pintar)

Tahun ini, Oppo kembali memilih merilis teknologi ketimbang produk. Dinamai "5x Dual-Camera Zoom" atau "5x Lossless Zoom", teknologi itu memungkinkan kamera ponsel melakukan zoom hingga lima kali tanpa terjadi pengurangan kualitas foto.

Lagi-lagi Oppo tak bisa menjanjikan kapan teknologi itu dikomersilkan dalam bentuk produk. Menurut Director of Hardware Oppo, King Bai, pihaknya tak mau buru-buru karena tiap teknologi harus melewati rentetan pengujian agar nantinya benar-benar memuaskan pengguna.

"Kami punya standar pengujian yang berbeda-beda untuk tiap teknologi. Di 5x ini, uji ketahanannya sudah dilakukan dengan drop test dari ketinggian 1,5 menter. Itu diulang 40.000 kali," kata King Bai dalam sesi wawancara bersama KompasTekno, Senin (27/2/2017), di area MWC, Barcelona, Spanyol.

Drop test yang disebutkan King Bai hanya salah satu jenis pengujian yang diberikan pada 5x Lossless Zoom. Masih ada pengujian lain yang harus dilewati teknologi kamera tersebut sebelum diyakini layak untuk produksi massal.

"Kalau untuk teknologi kamera harus ada pengujian resolusinya juga. Sinkronisasi modul kamera dengan platform pun perlu agar fungsinya berjalan baik," ia menuturkan.

King Bai seakan memberi sinyal bahwa teknologi 5x Lossless Zoom masih harus menempuh perjalanan jauh untuk sampai ke tangan pengguna. Jangankan perilisannya, penggodokan konsep 5x Lossless Zoom sendiri terhitung lama sebelum benar-benar dikembangkan.

"Mekanisme periskop yang kami implementasikan pada 5x Lossless Zoom sebenarnya sudah terpikirkan sejak 3 tahun lalu," kata dia.

Lebih lanjut, King Bai sesumbar prinsip utama Oppo adalah kualitas dan kepuasan pengguna. Ia tak mau bergegas merealisasikan produk jika belum 100 persen siap, baik dari segi kematangan teknologi maupun kesiapan pasar.

"Kalau kami mau luncurkan sekarang bisa saja, tapi kami mau kesiapannya benar-benar penuh," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.