Google Rilis Android O Versi Pengembang, Seperti Apa?

Kompas.com - 22/03/2017, 10:48 WIB
Android O versi pengembang. Android DevelopersAndroid O versi pengembang.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Google memperkenalkan dan merilis Android O ke para pengembang lewat situs resmi Android Developers. Sistem operasi teranyar itu sudah bisa dijajal, tetapi belum dalam bentuk yang sempurna.

Fitur-fitur di dalamnya juga belum tentu sama dengan yang bakal dirilis resmi untuk khalayak umum nantinya.

Meski demikian, ada baiknya menilik seperti apa Android O tahap awal yang baru disebar di kalangan pengembang tersebut, sebagaimana KompasTekno rangkum langsung dari situs Android Developers, Rabu (22/3/2017).

Pertama, Android O diklaim bakal lebih hemat baterai. Mekanisme penghematan itu dimungkinkan dengan pembatasan aktivitas aplikasi ketika dalam mode tak digunakan alias background mode.

Pembatasan itu dilakukan dalam beberapa area, salah satunya pembatasan pembaruan lokasi alias location updates pada aplikasi.

Belum dijabarkan berapa persen penghematan yang dihasilkan oleh strategi baru Android O. Namun, faktor utama pemborosan baterai selama ini memang dikait-kaitkan dengan aktivitas aplikasi background. Semestinya kalau aktivitas dibatasi, maka dampaknya juga bisa signifikan.

Kedua, Android O versi pengembang memiliki beberapa perubahan mekanisme pada antarmuka dan cara menavigasikan perangkat. Ada mode Picture-in-Picture (PiP) yang kebanyakan digunakan untuk video.

Android TV sudah mengimplementasikan mode ini, begitu juga dengan aplikasi YouTube. Bedanya, pada Android O, pemanfaatannya lebih mumpuni karena video bisa tetap dinikmati sembari melakukan aktivitas pada aplikasi lain.

Selain PiP, ada juga notifikasi yang berbentuk sistem pop-up, sehingga pengguna bisa langsung bereaksi terhadap notifikasi tanpa beralih ke aplikasinya. Mekanisme ini sudah dimungkinkan pada beberapa aplikasi seperti WhatsApp, namun pada Android O fungsinya lebih meluas ke berbagai aplikasi.

Dukungan tampilan banyak alias multi-display yang sudah familiar di Google Pixel juga diboyong lebih luas di Android O. Fungsinya untuk mempermudah pengguna beralih dari aktivitas di aplikasi A ke aplikasi B.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X