10 Hal yang Membuat Baterai Android Tidak Cepat Terisi

Kompas.com - 23/05/2017, 19:18 WIB
Stasiun pengisian baterai gawai Mito di Istanbul Stasiun pengisian baterai gawai Mito di Istanbul
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Baterai smartphone lazimnya akan penuh setelah diisi daya antara satu hingga tiga jam. Jika smartphone Anda ternyata membutuhkan waktu pengisian daya yang lebih lama, bisa jadi ini merupakan pertanda masalah.

Katakanlah, pengisian yang biasanya singkat itu tiba-tiba menjadi lebih dari 12 jam. Bahkan setelah durasi yang panjang itu lewat, baterai baru menunjukkan angka kapasitas 90 persen.

Bila hal demikian yang terjadi, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Android Authority, Selasa (23/5/2017), lebih baik Anda mengecek beberpa hal berikut untuk menemukan penyebab sekaligus solusinya.

1. Kabel charger

Langkah pertama untuk mengetahui penyebab pengisian daya menjadi lelet adalah mengecek kabel USB. Pasalnya bisa saja kabel tersebut rusak sehingga hantaran daya ke baterai smartpone jadi tidak sempurna.

Lagipula pengguna sudah pasti memakai kabel USB itu setiap hari. Seiring dengan usia penggunaan, maka wajar saja bila kabel menjadi rusak dan tidak bekerja dengan efektif.

Contohnya, penghubung di ujung kabel sudah mulai kendor dan mudah lepas ketika dipasang ke port USB pada smartphone. Jika ini yang terjadi, periksa juga port USB di smartphone untuk memastikan tidak ada kerusakan di sana.

Selanjutnya, cobalah untuk mengganti kabel USB tersebut dengan yang baru.  Penggantian kabel ini mestinya akan sangat berpengaruh pada kecepatan pengisian daya. Seandainya cara ini tidak berhasil, berarti periksalah hal lain yang berpotensi jadi masalah.

2. Sumber pengisian daya

Perhatikan sumber pengisian daya yang Anda pakai. Jika memang Anda memakai port USB dari komputer atau laptop sebagai sumber, sudah pasti pengisian daya baterai smartphone akan lelet.

Port USB 3.0 terbaru saja hanya memiliki keluaran daya 0,9 A sedangkan USB 2.0 hanya 0,5 mA. Jika kabel yang digunakan rusak, maka keluaran daya yang disalurkan tidak akan sampai pada besaran tersebut.

Solusinya, sebaiknya Anda memasang charger pada stop kontak yang ada di dinding. Bila solusi ini tidak berhasil dan pengisian masih saja lambar, ada kemungkinan kabel listrik di rumah Anda atau kabel khusus menuju stop kontak itu yang bermasalah.

3. Adapter mulai rusak

Adapter charger tidak dirancang agar lebih kuat dibanding smartphone pasangannya. Adakalanya lonjakan arus listrik, guncangan atau terjatuh saat pemakaian membuat adapter ini rusak.

Segera cari adapter baru jika perangkat ini yang terindikasi membuat pengisian daya menjadi lebih lambat.

4. Smartphone lama

Kecepatan pengisian daya smartphone tidak seragam. Biasanya smartphone keluaran lama cenderung lebih lelet saat mengisi daya dibandingkan keluaran terbaru.

Hal ini terkait dengan kemampuan prosesor dalam perangkat genggam tersebut. Jika leletnya pengisian daya tersebut adalah bawaan smartphone Anda, solusinya hanyalah dengan menggantinya ke model terbaru yang mendukung teknologi rapid charging.

5. Baterai rusak

Kemungkinan lain penyebab leletnya pengisian daya adalah baterai yang rusak. Adakalanya kerusakan ini bawaan cacat produksi, ada juga kemungkinan rusak karena memang usia pemakaian.

Pada perangkat tertentu, seperti LG G4, Samsung Galaxy S5 atau Note 4, baterai bisa diganti dengan mudah. Sedangkan seri lain seperti Samsung Galaxy S6, Note 5 atau Moto X, memakai desain unibody sehingga penggantian baterai mesti dilakukan oleh tim perbaikan produsen masing-masing.

Jika rusak karena cacat produksi, Anda bisa mencoba menghubungi produsen smartphone tersebut dan mencari tahu soal prosedur penggantian baterai. Atau solusi lainnya, cukup bawa ke pusat perbaikan smartphone dan tukar dengan baterai baru.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X