Kompas.com - 06/10/2017, 07:46 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi pada Kamis telah mencabut pemblokiran melakukan panggilan telepon melalui aplikasi online, namun akan memonitor dan menyensor panggilan-panggilan tersebut, kata juru bicara pemerintah.

Semua layanan panggilan telepon dan video – seperti Skype milik Microsoft, WhatsApp dari Facebook, dan Messenger serta Viber keluaran Rakuten – yang sudah memenuhi persyaratan peraturan sudah bisa diakses sejak akhir September 2017.

Adel Abu Hameed, juru bicara untuk badan pengatur telekomunikasi, dikutip KompasTekno dari VOA Indonesia, Jumat (6/10/2017), mengatakan bahwa aturan-aturan baru utamanya ditujukan untuk melindungi informasi pribadi dari pengguna dan memblokir konten-konten yang melanggar hukum kerajaan tersebut.

Ditanya apakah aplikasi-aplikasi tersebut bisa dimonitor oleh pemerintah atau perusahan-perusahaan, ia mengatakan, “Dalam keadaan apa pun, para pengguna tidak bisa menggunakan aplikasi untuk panggilan video maupun panggilan suara tanpa pengawasan dan sensor oleh Komisi Komunikasi dan Teknologi Informasi, baik untuk aplikasi global maupun lokal.”

Baca: WhatsApp Bikin Emoji Sendiri, Mirip Buatan Apple

Arab Saudi yang menerapkan pemblokiran untuk komunikasi via internet sejak 2013, seperti halnya negara-negara Teluk Arab lainnya, merasa khawatir layanan tersebut bisa digunakan oleh para aktivis dan militan.

Pencabutan pelarangan tersebut menunjukkan bagian dari upaya reformasi luas pemerintah Saudi untuk mendiversifikasi perekonomiannya yang sebagian merupakan respon terhadap turunnya harga minyak yang telah memukul keuangan negara tersebut.

Namun perubahan kebijakan ini bisa menggencet tiga operator telekomunikasi utama di Arab Saudi, yaitu Saudi Telecom, Etihad Etisalat (Mobily) dan Zain Saudi, yang telah mendapatkan banyak pemasukan dari panggilan telepon yang dilakukan jutaan ekspatriat yang tinggal di kerajaan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.