Kompas.com - 17/10/2017, 14:43 WIB
Keluarga Bombardier CSeries. BombardierKeluarga Bombardier CSeries.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Pabrikan pesawat terbang Kanada, Bombardier, pada Senin (16/10/2017) mengumumkan telah menjual mayoritas kepemilikan saham di program pesawat jet CSeries kepada Airbus. Langkah itu ditempuh setelah penjualan CSeries melempem.

Selain itu, Departemen Perindustrian Amerika Serikat (AS) juga meminta tarif impor sebesar 300 persen bagi Bombardier jika ingin menjual CSeries di AS. Menurut CEO Airbus, Tom Enders, akuisisi CSeries oleh Airbus ini akan menambah jenis pesawat yang ditawarkan oleh Airbus di sektor pasar pesawat kelas 100-150 kursi, yang dinilainya sedang berkembang pesat.

Airbus sendiri memiliki pesawat A320ceo (current engine option) dengan kapasitas kursi 180 penumpang. Menurut CBC, seperti dikutip KompasTekno, Selasa (17/10/2017), Airbus belum berhasil menjual A320ceo dalam kurun tiga tahun terakhir. Varian lebih baru, A320neo lebih diminati.

Beberapa konsumen juga ragu membeli pesawat CSeries. Mereka khawatir akan masa depan program pengembangan pesawat ini. Bahkan, karena rendahnya minat beli, pemerintah Kanada sampai mem-bailed out program CSeries.

Baca: Dijual Mulai Rp 60 Miliar, Ini Fitur Pesawat Pribadi HondaJet

"Kini konsumen bisa yakin bahwa ini (CSeries) akan menjadi produk yang hebat dan akan tetap bertahan," tegas Enders.

Menurut Enders, pembicaraan akuisisi Bombardier CSeries oleh Airbus telah dimulai sejak Agustus 2017 lalu. Keputusan ini juga tidak dipengaruhi oleh apa yang dikerjakan kompetitor mereka (Boeing). Ia menolak kesepakatan akuisisi pada tiga tahun lalu, namun menurutnya kini kondisi telah berubah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara CEO Bombardier, Alain Bellemare mengatakan, dengan Airbus menjadi partner strategis, maka hal itu akan meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa pesawat itu akan tetap bertahan lama.

Airbus mengakuisisi Bombardier CSeries sebesar 50,01 persen. Perakitan dan penjualan pesawat tetap dipegang oleh Bombardier. Sementara Bombardier kini memiliki 31 persen saham dan pemerintah Kanada memegang 19 persen saham.

Bombardier menargetkan bisa menguasai pasar pesawat kapasitas 100-149 penumpang di dunia. Mereka mengklaim CSeries lebih hemat bahan bakar 20 persen dibandingkan dengan pesawat sekelasnya, seperti Airbus A320 dan Boeing B737.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.