Apple Genjot Produksi iPhone X, Kualitas Diturunkan?

Kompas.com - 26/10/2017, 15:03 WIB
iPhone X memiliki desain layar nyaris tanpa bezel, sejumlah kamera, speaker dan sensor disematkan di tepi atasnya AppleiPhone X memiliki desain layar nyaris tanpa bezel, sejumlah kamera, speaker dan sensor disematkan di tepi atasnya
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - iPhone X akan melakukan debut di pasaran pada awal November mendatang, berdekatan dengan musim liburan akhir tahun. Namun beredar banyak rumor yang menyebutkan bahwa Apple mengalami kesulitan membuat ponsel tercanggihnya ini sehingga tak memenuhi target produksi.

Problem utamanya adalah modul pengenal wajah Face ID yang menjadi andalan iPhone X. Lantaran rumit, komponen tersebut sulit diproduksi sehingga menghambat proses pembuatan iPhone X secara keseluruhan.

Apa akal Apple? Untuk mempercepat produksi unit iPhone X, pabrikan berlambang buah Apple tergigit itu kabarnya rela memberitahukan para pemasok komponen agar menurunkan akurasi Face ID. Hal itu diungkapkan Bloomberg dengan menghimpun keterangan dari sumber-sumber industri.

Meski modul kamera Face ID membuat iPhone X lebih sulit diproduksi dibandingkan model-model iPhone terdahulu, Apple tak memberi waktu ekstra kepada para rekanan manufaktur komponen. Ujung-ujungnya, rilis iPhone X sejak awal pun terpaksa ditunda hingga enam pekan setelah duo iPhone 8.

Baca juga : Di Luar Kebiasaan, Pendiri Apple Enggan Antre iPhone X

"Ini (modul kamera Face ID) adalah desain yang agresif. Jadwalnya juga sangat agresif," tutur seorang sumber yang berbicara kepada Bloomberg, sebagaimana dirangkum oleh KompasTekno, Kamis (26/10/2017).

Apple sendiri segera mengeluarkan pernyataan untuk menampik laporan tersebut. Juru bicara Apple Trudy Muller mengatakan bahwa klaim Bloomberg tentang upaya pihaknya mengurangi akurasi Face ID untuk menggenjot produksi iPhone X tidak benar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kualitas dan akurasi Face ID tidak berubah. Kemungkinan bahwa ada orang lain (di samping pemilik ponsel) yang bisa membuka iPhone dengan Face ID tetap berada di angka satu banding sejuta," ujar Muller.

Cara kerja Face ID

 Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schiller, saat memeprkenalkan Face ID dalam peluncuran iPhone X di Amerika Serikat (12/9/2017).Apple Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schiller, saat memeprkenalkan Face ID dalam peluncuran iPhone X di Amerika Serikat (12/9/2017).
Modul kamera Face ID terdiri dari tiga komponen utama, yakni proyektor titik (dot projector), flood illuminator, dan kamera infra merah. Masing-masing komponen ini dibuat oleh beberapa pabrikan berbeda.

Cara kerjanya, flood iluminator pertama-tama memancarkan sinar infra merah untuk mendeteksi keberadaan wajah. Setelah wajah dideteksi, baru kemudian dot projector memproyeksikan 30.000 titik infra merah untuk mengenali wajah yang ada di hadapan ponsel, apakah sang pemilik yang berhak atau bukan.

Halaman:


Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.