Sering Bikin Kontroversi, Twitter Donald Trump Kok Tidak Diblokir?

Kompas.com - 08/01/2018, 19:04 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

Desember 2017 lalu, Trump sempat mem-posting ulang (retweet) video propaganda anti-muslim. Beberapa orang mendesak Twitter untuk memblokir akun Trump karena dianggap menyebarkan ujaran kebencian.

Namun oleh Twitter, video tersebut tidak dikategorikan sebagai ujaran kebencian, dan memang layak diberitakan.

Dalam kebijakannya, Twitter mengklaim mungkin saja mengizinkan beberapa bentuk gambar kekerasan dan atau konten dewasa, bila ditandai sebagai media sensitif.

Sayangnya, Twitter tidak mendefinisikan lebih jelas, tipe media sensitif seperti apa yang dimaksud. Lebih lengkap, kebijakan Twitter bisa dibaca melalui tautan berikut ini.

Postingan Twitter kontroversial Trump bukanlah yang pertama. Sebelumnya Trump juga sempat menyindir Kim Jong Un yang memanggilnya tua.

Baca: Donald Trump Gemar Berceloteh di Twitter, Ini Alasannya

Trump juga sering memposting ketidaksukaannya terhadap beberapa media yang kemudian disebut sebagai sumber 'fake news' (berita bohong).


 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.