Qualcomm Rilis Snapdragon 700, Prosesor Kelas Menengah Bertenaga "Flagship" - Kompas.com

Qualcomm Rilis Snapdragon 700, Prosesor Kelas Menengah Bertenaga "Flagship"

Kompas.com - 28/02/2018, 11:06 WIB
Chip Qualcomm Snapdragon 845.Oik Yusuf/KOMPAS.com Chip Qualcomm Snapdragon 845.

KOMPAS.com - Kejutan baru dihadirkan Qualcomm dengan mengumumkan chipset baru Snapdragon 700. Penamaan SoC (system-on-a-chip) ini di luar kebiasaan Qualcomm yang biasanya menggunakan angka genap sebagai awalan penamaan seri chipsetnya.

Snapdragon 700 mengakomodasi fitur-fitur di chipset Qualcomm kelas atas untuk perangkat kelas menengah. Pada umumnya, perangkat papan tengah menggunakan chipset Snapdragon seri 6xx, seperti Snapdragon 660.

"Platform Snapdragon 700 akan membawa teknologi dan fitur premium ke perangkat yang terjangkau, sesuatu yang dibutuhkan konsumen dan pelanggan OEM (vendor smartphone) global kami", kata Alex Katouzian, Senior VP dan GM Qualcomm, dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (28/2/2018).

Lebih lanjut, Qualcomm mengatakan Snapdragon 700 menjawab kebutuhan pengguna akan spesifikasi perangkat yang unggul namun dengan harga yang lebih rendah.

Snapdragon 700 membawa fitur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan fitur yang membuat kinerja perangkat dua kali lebih cepat dibanding Snapdargon 660.

Fitur tersebut sebelumnya telah hadir di Snapdragon seri 800 untuk ponsel kelas high-end. Sementara AI yang akan diusung antara lain pendeteksi wajah (face detection), scene segmentation, pengenal suara (speaker recognation) serta keamanan atau otentikasi.

Tak hanya itu, SoC ini juga akan mengusung image signal processor (ISP) Spectra yang menjanjikan kualitas kamera terbaik ke perangkat kelas mid-range. Fitur slow-motion dan real-time HDR juga disebut akan hadir di Snapdragon 700.

Baca juga : Chip Snapdragon 5G Digarap Samsung dan Qualcomm

Dibanding Snapdragon 660, Qualcomm menjanjikan efisiensi baterai hingga 30 persen dan akan mendukung Quick charge 4 plus untuk baterai berkapasitas 2,750 mAh.

Artinya, ponsel yang akan ditenagai chipset ini, kelak mampu mengisi daya hingga 50 persen hanya dalam waktu 15 menit.

Chipset ini juga akan menggunakan CPU Kyro, grafis Adreno, dan prosesor Hexagon Vector.
Fitur lain yang akan hadir adalah LTE modem, Wi-Fi dan koneksivitas Bluetooth 5.0.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X