Huawei Produksi Ponsel "Jumbo" Pertama di Dunia?

Kompas.com - 23/03/2018, 14:21 WIB
Pengunjung melintas di depan stan perusahaan teknologi asal China, Huawei, pada hari pertama ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (27/2/2017). AFP PHOTO / LLUIS GENEPengunjung melintas di depan stan perusahaan teknologi asal China, Huawei, pada hari pertama ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (27/2/2017).

KOMPAS.com - Produsen ponsel asal negeri Tirai Bambu, Huawei, dikabarkan tengah menyiapkan smartphone dengan penyimpanan jumbo. Tidak tanggung-tanggung, ponsel ini kelak akan memiliki kapasitas penyimpanan internal 512 GB.

Hal ini terungkap dari sebuah daftar yang muncul pada situs resmi TENAA, badan regulasi dan telekomunikasi di Tiongkok yang mengurusi pendaftaran perangkat baru yang akan diproduksi.

Dikutip KompasTekno dari PhoneRadar, Kamis (23/3/2018), dalam daftar tersebut tercantum bahwa ponsel dengan kode NEO-AL00 ini akan memiliki kombinasi RAM sebesar 6 GB dan ROM (storage) sebesar 512 GB. Selain itu tercatat juga ponsel ini akan mendukung jaringan 4G TDD serta FDD, dan memiliki slot dual SIM.

Spesifikasi ponsel dengan memori jumbo milik Huawei mulai terungkap.Phone Radar Spesifikasi ponsel dengan memori jumbo milik Huawei mulai terungkap.

Sejauh ini, ponsel-ponsel premium yang beredar di pasar memiliki kapasitas penyimpanan terbesar 256 GB. Jika rumor spesifikasi yang tercantum ini benar adanya, maka kemungkinan besar Huawei akan menobatkan diri sebagai produsen ponsel dengan penyimpanan kapasitas jumbo yang pertama.  

Baca juga: FBI dan CIA Imbau Warga AS Tidak Pakai Huawei dan ZTE

Namun kemudian masih ada satu hal yang mengganjal, yakni siapa nantinya yang akan memproduksi dan menjadi manufaktur media penyimpanan untuk digunakan Huawei pada ponselnya.

Sebagaimana diketahui, meski Huawei memiliki solusi penyimpanan data tingkat enterprise, hingga saat ini mereka masih belum memiliki pabrik yang sanggup memproduksi memori penyimpanan secara mandiri. Sehingga, mau tidak mau Huawei harus menunjuk manufaktur luar untuk diajak bekerja sama.

Kemungkinan besar Huawei akan menunjuk Samsung sebagai vendor pemasok penyimpanan jumbo ini. Pasalnya, pada Desember lalu Samsung diketahui mulai memproduksi media penyimpanan UFS berkapasitas 512 GB pertama di dunia secara massal.

Besar kemungkinan Huawei akan menggunakan penyimpanan ini untuk ponsel terbarunya.

Smartphone dengan kode NEO-AL00 ini sebenarnya sudah terdaftar dalam situs resmi TENAA sejak bulan lalu. Namun ketika itu belum jelas seperti apa spesifikasi ponsel ini.

Media penyimpanan dengan kapasitas besar memang semakin dibutuhkan, seiring dengan perkembangan teknologi smartphone. Apalagi kini semakin banyak ponsel pintar dengan kemampuan merekam video 4K yang membutuhkan menghabiskan kapasitas dengan jumlah yang besar.

Jika rumor ini benar adanya, besar kemungkinan ponsel tersebut akan diproduksi di bawah seri "Mate" dengan sebutan Huawei Mate X. Pada bulan lalu, Huawei pun telah menetapkan merek dagang Mate X untuk pasar Eropa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X