Menjajal Ponsel 4 Kamera Xiaomi Redmi Note 6 Pro

Kompas.com - 06/11/2018, 18:46 WIB
Bagian depan Redmi Note 6 Pro Bagian depan Redmi Note 6 Pro

KOMPAS.com - Xiaomi resmi memboyong keluarga Note terbarunya ke Indonesia. Redmi Note 6 Pro menjadi penerus Redmi Note 5 dengan kamera depan ganda.

Tampilan muka Xiaomi Redmi Note 6 Pro jika dilihat sepintas cukup mirip dengan Pocophone F1. Sedangkan bagian punggungnya cukup mirip dengan pendahulunya yakni Redmi Note 5 Pro.

Desain dan Layar

Redmi Note 6 Pro membawa peningkatan desain dari Xiaomi Redmi Note 5 Pro yang dirilis pada awal tahun 2018 ini. Ukuran Redmi Note 6 Pro sedikit lebih besar dan panjang. Hal ini dikarenakan aspek rasio yang diusung Redmi Note 6 Pro juga lebih luas.

Bentang layar Xiaomi Redmi Note 6 Pro seluas 6,26 inci dengan 81,1 persen rasio screen-to-body. Aspek rasio layar ponsel ini adalah seluas 19:9, sehingga meski layarnya lebih besar, ukuran bodi ponsel Xiaomi Redmi Note 6 Pro tidak meningkat signifikan.

Redmi Note 6 Pro resmi dirilis di Indonesia. Redmi Note 6 Pro resmi dirilis di Indonesia.

Layar Xiaomi Redmi Note 6 Pro sudah beresolusi FullHD+ dengan panel IPS, sehingga sangat nyaman untuk menonton YouTube atau video lain. Pada bagian atas layar terdapat poni alias notch yang membungkus dua kamera selfie.

Bagi Anda yang tak suka dengan layar berponi, notch ini dapat dihilangkan lewat pilihan Setting dan memilih menu Display. Tapi perlu diingat, dengan menghilangkan notch pada bagian atas, maka aspek rasio layar akan menurun.

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 6 Pro Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,9 Juta

Untuk ukuran, ponsel ini masih sangat normal dan nyaman untuk digenggam dengan satu tangan. Namun permukaan body yang terbuat dari logam membuat ponsel ini sedikit licin.

Alhasil pengguna sebaiknya menggunakan case karet yang tersedia di dalam kotak paket pembelian. Hanya saja ukurannya akan menjadi sedikit lebih besar dan tebal.

Performa Jeroan

Redmi Note 6 Pro dipersenjatai oleh prosesor Snapdragon 636 dengan fabrikasi 14nm. Prosesor kelas menengah ini bisa dikatakan cukup bertenaga dengan efisiensi daya yang baik.

Prosesor ini memiliki delapan inti (octa-core) yang berjalan pada kecepatan 1,8 Ghz dengan GPU Adreno 509. Untuk menguji performanya, kami menjalankan game Player Unknown's Battleground (PUBG) Mobile dan Mobile Legends.

Saat digunakan untuk bermain PUBG, settingan grafis yang optimal berada pada level medium. Ponsel ini terasa bersahabat dengan game PUBG Mobile yang dapat berjalan dengan lancar tanpa lag.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X