Bocah Tujuh Tahun Raup Rp 314 Miliar dari YouTube

Kompas.com - 09/12/2018, 19:18 WIB
(Screen capture) salah satu halaman muka video Youtuber Ryan Toys Review. Usia Ryan masih lima tahun saat videonya ditonton hingga jutaan kali. Dimas Wahyu(Screen capture) salah satu halaman muka video Youtuber Ryan Toys Review. Usia Ryan masih lima tahun saat videonya ditonton hingga jutaan kali.

KOMPAS.com - Bocah laki-laki berumur tujuh tahun yang memberikan ulasan mainan di YouTube, dinyatakan sebagai bintang berpenghasilan tertinggi di kanal itu, dengan pendapatan senilai 22 juta dollar AS atau Rp 314 miliar.

Menurut majalah Forbes, acara Ryan yang dikenal dengan Ryan Toys Review berhasil mengalahkan perolehan YouTuber ternama, Jake Paul dengan selisih sebesar 500.000 dollar AS atau Rp 7 miliar selama 12 bulan hingga Juni lalu.

Video-video yang mengulas berbagai mainan diunggah hampir setiap hari. Salah satunya, membahas tentang misteri telur raksasa berwarna biru yang menampillkan wajah Ryan, sudah ditonton oleh lebih dari 1 juta orang sejak Minggu (2/12/2018).

Tayangan YouTube yang berjudul Dude Perfect berada di tempat ketiga, meraup penghasilan sebesar 20 juta dollar AS atau Rp 285 miliar, menurut laman Forbes.

Penghasilan Ryan, yang tidak termasuk pajak atau biaya yang dibebankan oleh agen atau pengacara, naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Ketika ditanya oleh stasiun televisi NBC mengapa anak-anak suka menonton videonya, Ryan - yang sekarang berusia delapan tahun - menjawab: "Karena saya menyenangkan dan saya lucu."

Orang tua Ryan mulai merekam dan memasukkan video ke kanal YouTube sejak Maret 2015, dan kini sudah ditonton oleh lebih dari 26 miliar orang dan mengumpulkan 17,3 juta pengikut.

Majalah Forbes menyebutkan pendapatan itu kecuali yang 1 juta dollar AS dari total penghasilan 22 juta dollar AS atau Rp 314 miliar, diperoleh dari iklan sebelum video, sedang sisanya berasal dari unggahan sponsor.

Jumlah yang diperoleh dari unggahan sponsor itu kecil bila dibandingkan dengan YouTuber top lainnya. Ini di satu sisi karena keluarga Ryan memutuskan untuk memilih-milih sponsor, di sisi lain karena secara demografis lebih lemah dibanding youtuber lain.

Mainan-mainan yang ditampilkan dalam salah satu video di saluran tersebut bisa terjual ludas dengan cepat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X