Qualcomm Rilis Modem 5G Pertama Berkecepatan 7 Gbps

Kompas.com - 20/02/2019, 13:02 WIB
Ilustrasi QualcommIlustrasi

KOMPAS.com - Jaringan internet seluler generasi kelima ( 5G) ditargetkan mulai komersil tahun ini. Beberapa vendor ponsel memastikan bakal merilis perangkat 5G mereka dalam beberapa bulan ke depan, misalnya saja LG, Lenovo (Motorola), dan Huawei.

Untuk mendukung ekosistem, Qualcomm meluncurkan modem 5G dengan inovasi teknologi canggih bertajuk Snapdragon X55.

Snapdragon X55 diklaim sebagai modem 5G pertama di dunia yang memungkinkan kecepatan download hingga 7 Gbps. Sementara itu, kecepatan uploadnya diklaim maksimal 3 Gbps.

Modem 5G ini juga kompatibel untuk segala jaringan, mulai dari 2G yang paling lawas hingga 4G yang saat ini menjadi andalan masyarakat.

Baca juga: Samsung Umumkan Modem 5G Pertama di Dunia, Exynos 5100

Sebelumnya, Qualcomm sudah pernah merilis modem 5G perdana pada 2016, yakni "Snapdragon X50". Namun, modem itu khusus mendukung 5G saja, tak bisa sama sekali untuk 4G, 3G, dan 2G.

Snapdragon X55 dibangun dalam chip berasitektur 7nm dan memungkinkan pengelolaan spektrum bersama (spectrum sharing) untuk 5G dan 4G. Dengan begitu, operator bisa menjalankan dua jaringan sekaligus di waktu bersamaan.

Aneka band frekuensi yang populer bisa dijalankan Snapdragon X55. Mode pengantaran jaringan dengan FDD dan TDD pun dimungkinkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (20/2/2019), dari TechCrunch.

Apalagi, Qualcomm juga menghadirkan modul antena “mmWave” sub-6 Ghz yang bisa menerima sinyal dengan cepat untuk memperlancar pengalaman menjajal jaringan 5G.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TechCrunch
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X