Kompas.com - 20/08/2019, 15:03 WIB
|
Editor Oik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah masih menggodok Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang sedang berada dalam tahap perancangan. Regulasi ini ditargetkan akan rampung sebelum Oktober mendatang.

Sesuai dengan namanya, Undang-undang tersebut dibuat untuk melindungi data pribadi milik pengguna internet di Indonesia. UU PDP diharapkan dapat meminimalisir penyalahgunaan data pribadi yang marak dilakukan di dunia maya oleh perusahaan teknologi.

Baca juga: Google Sebut UU Perlindungan Data Pribadi Bisa Menyusahkan Startup

Sebagai perusahaan yang memanfaatkan data pengguna, Google juga turut memberi masukan kepada pemerintah agar UU PDP ini menjadi tepat guna di Indonesia. Menurut Putri Alam, Head of Policy Google Indonesia, ada beberapa hal yang sebaiknya dipenuhi.

Pertama menurut Putri, regulasi harus bisa membuat perusahaan bertindak transparan atas penggunaan data pengguna. Regulasi yang disusun harus bisa membuat perusahaan terbuka kepada pengguna mengenai bagaimana mereka mengumpulkan dan menggunakan data.

Putri Alam, Head of Public Policy Google Indonesia, di sela-sela acara Jagaprivasimu di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019). 
KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO Putri Alam, Head of Public Policy Google Indonesia, di sela-sela acara Jagaprivasimu di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019). 
"Kedua, harus bisa membuat perusahaan menggunakan data pengguna secara terbatas. Kalau memang datanya tidak dibutuhkan, kenapa harus diminta?" kata Putri.

Baca juga: Orang Indonesia Dianggap Belum Sadar Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Kemudian, Putri juga mengingatkan agar regulasi tersebut bisa membuat perusahaan bertanggung jawab akan penggunaan data. Jangan sampai ada data yang tercecer dan kemudian disalahgunakan.

"Buat juga pengaturan data atau pengontrolan data pengguna sesimpel mungkin," lanjut Putri.

Terakhir, ia juga menekankan bahwa aturan tersebut harus menekankan keamanan data. Perusahaan harus mampu melindungi data dari tangan-tangan jahil yang ingin menyalahgunakan data pengguna.

Baca juga: Jual Beli Data Pribadi Marak, Ini 8 Tips untuk Melindungi Data Anda

"Jadi, keamanan itu harus menjadi syarat utama dalam membuat produk," katanya.

Menurut Putri, poin-poin di atas sudah disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan masukan terhadap RUU PDP.

Google memberi masukan tersebut dengan harapan agar regulasi yang disahkan nantinya akan menjadi peraturan yang tepat dan dapat melindungi data pengguna.

"Kami selalu bekerja sama dengan semua pihak lewat asosiasi dan tentunya Kemenkominfo juga sering mengadakan diskusi dan mengundang kami. Poin di atas sudah kami masukkan juga," kata Putri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Desember, Siaran TV Analog di 10 Wilayah Jawa Timur Akan Dimatikan

20 Desember, Siaran TV Analog di 10 Wilayah Jawa Timur Akan Dimatikan

Internet
Viral Lensa AI buat Bikin Avatar, Apa Itu dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Viral Lensa AI buat Bikin Avatar, Apa Itu dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Software
iQoo Neo 7 SE Meluncur dengan Dimensity 8200, Ini Spesifikasinya

iQoo Neo 7 SE Meluncur dengan Dimensity 8200, Ini Spesifikasinya

Gadget
Daftar Harga iPhone Terbaru Desember 2022: iPhone 12, iPhone 13, iPhone 14, dan iPhone SE 3

Daftar Harga iPhone Terbaru Desember 2022: iPhone 12, iPhone 13, iPhone 14, dan iPhone SE 3

e-Business
Sempat Ditunda, Peluncuran Xiaomi 13 Jadi 11 Desember

Sempat Ditunda, Peluncuran Xiaomi 13 Jadi 11 Desember

Gadget
Foto 'OOTD' Pakai FlexCam Galaxy Z Flip 4 di HITC Jakarta, Gampang dan Tak Perlu Kamerawan

Foto "OOTD" Pakai FlexCam Galaxy Z Flip 4 di HITC Jakarta, Gampang dan Tak Perlu Kamerawan

Gadget
Chip Mediatek Dimensity 8200 Resmi Meluncur, Dukung Ray Tracing

Chip Mediatek Dimensity 8200 Resmi Meluncur, Dukung Ray Tracing

Hardware
Samsung Galaxy Z Flip 4 Juara buat Dibawa Nonton Konser

Samsung Galaxy Z Flip 4 Juara buat Dibawa Nonton Konser

Gadget
Intel Core i3 Gen 13 Meluncur Awal 2023, Mengapa Tak Berbarengan?

Intel Core i3 Gen 13 Meluncur Awal 2023, Mengapa Tak Berbarengan?

Hardware
[POPULER TEKNO] Pura-pura Hamil untuk Selundupkan Ratusan Chip dan iPhone | HP Baru dari Infinix dan iQoo | Internet 4G Vs 5G di Indonesia

[POPULER TEKNO] Pura-pura Hamil untuk Selundupkan Ratusan Chip dan iPhone | HP Baru dari Infinix dan iQoo | Internet 4G Vs 5G di Indonesia

Internet
15 Link Download Twibbon Hari Antikorupsi Sedunia 2022 dan Logonya

15 Link Download Twibbon Hari Antikorupsi Sedunia 2022 dan Logonya

Internet
Link Pendaftaran Volunteer Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dan Syaratnya

Link Pendaftaran Volunteer Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dan Syaratnya

e-Business
Google Gandeng AGI dan Unity untuk Latih Developer Game Indonesia

Google Gandeng AGI dan Unity untuk Latih Developer Game Indonesia

e-Business
Prisma Labs Tak Ingin Lensa AI Dipakai Bikin Foto Porno

Prisma Labs Tak Ingin Lensa AI Dipakai Bikin Foto Porno

Software
Tecno Phantom X2 dan Phantom X2 Pro Meluncur dengan Kamera Maju Mundur

Tecno Phantom X2 dan Phantom X2 Pro Meluncur dengan Kamera Maju Mundur

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.