Pasaran Smartphone Global Menurun Selama Tiga Tahun Berturut-turut

Kompas.com - 12/09/2019, 20:38 WIB
Ilustrasi smartphone ShutterstockIlustrasi smartphone

KOMPAS.com - Pasaran smartphone dunia terus menurun selama tiga tahun berturut-turut. Setidaknya demikian laporan terbaru dari periset pasar IDC.

IDC memprediksi hingga akhir 2019 nanti, penjualan smartphone akan turun 2,2 persen. Di sisa tahun ini, IDC memperkirakan pasar smartphone hanya akan berkontraksi 0,4 persen.

"Promosi agresif dan penawaran yang dilakukan di paruh kedua 2019 akan membantu kanal distributor untuk membersihkan sisa produk dan membuat konsumen menantikan gelombang berikutnya untuk teknologi smartphone baru," jelas Sangeetika Srivastava, analis senior IDC.

Baca juga: Pasaran PC Naik Tipis di Kuartal Kedua 2019

Penurunan pengapalan smartphone diduga karena lamanya pergantian perangkat oleh konsumen dan faktor eksternalnya adalah perang dagang AS-China yang mempengaruhi perekonomian global.

Teknologi baru yang dimaksud Srivastava salah satunya adalah koneksivitas 5G yang mulai banyak hadir di smartphone. Beberapa negara telah siap menggulirkan jaringan 5G, seperti Inggris, Korea Selatan, dan AS.

Berkah untuk Android, Apple ketinggalan

Sejumlah vendor juga telah memperkenalkan flagship 5G seperti Samsung dan Huawei. IDC memprediksi pengapalan smartphone tahun 2020 akan tumbuh 8,9 persen dan naik ke angka 28,1 persen pada tahun 2023.

Baca juga: Dari Samsung hingga Oppo, Ini Deretan Ponsel 5G yang Hadir di 2019

"Untuk memperjelas, 5G bukanlah penyelamat pengapalan smartphone, tapi kita bisa lihat 5G sebagai evolusi penting di teknologi mobile," jelas Srivastava, dirangkum KompasTekno dari Tech Radar, Kamis (12/9/2019).

Ia menambahkan, teknologi 5G akan menjadi berkah untuk vendor ponsel Android. Pangsa pasar smartphone diprediksi akan meningkat dari 85,1 persen ke angka 87 persen dengan total 1,2 juta miliar pengapalan.

Di sisi lain, Apple akan lebih bekerja ekstra karena ketinggalan tren 5G. Pangsa pasar iPhone diperkirakan akan menurun 13 persen atau setara dengan 178 juta unit. Apple kemungkinan baru akan memproduksi iPhone 5G setelah tahun 2020 mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Tech Radar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X