Apple, Xiaomi, dan Samsung Kuasai Pasar TWS

Kompas.com - 15/01/2020, 07:04 WIB
Galaxy Buds dan Airpods 2 Andreas Lukas/Kompas.comGalaxy Buds dan Airpods 2

KOMPAS.com - Aksesoris earphone nirkabel (true wireless stereo) saat ini semakin banyak diminati oleh pengguna gadget.

Menariknya, penguasa pangsa pasar earphone nirkabel ini justru berasal dari vendor smartphone, bukan pabrikan aksesoris audio seperti JBL atau Beats.

Menurut laporan dari Strategy Analytics, Apple menguasai pangsa pasar earphone nirkabel dengan persentase 71 persen.

Disusul Xiaomi dan Samsung secara berurutan di posisi kedua dan ketiga dengan total persentase pangsa pasar keduanya kurang dari 10 persen.

Laporan ini senada dengan publikasi Canalys akhir Desember 2019 lalu.

Canalys memperkirakan volume pengapalan earphone nirkabel naik 183 persen dan tembus ke angka 43 juta unit pada kuartal ketiga tahun 2019.

Tiga vendor tadi juga masih menjadi pemnguasa pasar earphone nirkabel. Apple menduduki peringkat pertama versi Canalys dengan pangsa pasar 43 persen, disusul Xiaomi 7 persen, dan Samsung 6 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Resmi, Apple Airpods Pro Hadir dengan Fitur Peredam Bising

Baik Canalys maupun Strategy Analytics, sama-sama menobatkan AirPods keluaran tahun 2016 lalu sebagai yangpaling populer.

"AirPods besutan Apple menjadi headset bluetooth paling dominan dalam hal volume penjualan dan pendapatan di segmen earphone nirkabel," jelas Ken Hyers, kepala analis dari Strategy Analytics.

Lebih lanjut, Hyers memprediksi Apple masih akan terus mendominasi pasar earphone nirkabel hingga pertengahan dekade ke depan.

Sementara itu, Redmi AirDots yang dirilis tahun 2019 lalu menjadi alternatif earphone nirkabel murah.

Redmi AirDots pertama kali diperkenalkan tahun 2019 lalu dengan harga 99,9 yuan (sekitar Rp 198.000). Galaxy Buds menjadi earphone nirkabel lain yang kemudian tidak kalah populer.

Baca juga: Video: Membandingkan Galaxy Buds dengan Airpods 2

Samsung pun berencana memperkenalkan Galaxy Buds+ baru pada 11 Februari mendatang  bersamaan dengan peluncuran Galaxy S20.

Menurut Jason Low, salah satu analis dari Canalys, vendor smartphone kian agresif dalam menjual perangkat earphone nirkabel, demi meningkatkan pengalaman audio bagi penggunannya.

Pemain dan produk baru lainnya akan semakin banyak meramaikan pasar earphone nirkbael.

Salah satunya adalah induk Google, Alphabet yang akan merilis Pixel Buds 2 musim semi nanti. Selain itu, Amazon Echo Buds dan Surface Buds milik Microsoft juga akan segera dirilis ke pasar.

Dirangkum KompasTekno dari Gizmo China, Rabu (15/1/2020), pendapatan dari penjualan earphone nirkabel pada tahun 2019 diperkirakan naik lebih dari 200 persen.

Diprediksi, pendapatannya mencapai 100 miliar dollar AS tahun 2024 mendatang.

Baca juga: Xiaomi Rilis Earphone Wireless Murah Dibanderol Rp 249.000

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.